Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Kisah mengenai sosok raja Islam yang terkenal tentunya banyak tercatat dalam sejarah. Salah satunya adalah Khalifah Umar bin Khattab. Berbagai kisah keimanan Umar banyak diperdengarkan sebagai pelajaran bagi umat muslim hingga hari ini.

Salah satu kisahnya yang sangat menginspirasi adalah ketika Umar menikahkan puteranya dengan cucu penjual susu. Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian yang diunggah channel YouTube Islam Terkini menyampaikan, kisah tersebut bermula ketika Umar tak sengaja mendengar percakapan seorang nenek penjual susu dengan cucunya.

Baca Juga : Demam adalah Embusan Api Neraka Jahanam, Begini Anjuran Pengobatan Ala Rasulullah SAW

Suatu malam, Umar lewat di depan rumah penjual susu tersebut. Ketika itu, nenek dan cucunya tersebut hendak berjualan di Madinah. 

Lalu sang nenek pun berkata kepada cucunya jika pesanan susunya semakin banyak. Maka sang nenek menyarankan agar susu ditambah dengan air. Sehingga susu yang dihasilkan menjadi banyak.

Mendengar itu,  sang cucu menolak dan berkata, “Jika Umar tahu, maka Umar akan marah.”

Umar pun mendengar obrolan nenek dan cucunya tersebut di balik tembok. Karena setiap malam, Umar memang selalu keliling memastikan kondisi umat muslim baik-baik saja.

"Umar tidak tahu," kata sang nenek lagi.

Lalu sang cucu menjawab, "Jika Umar tidak tahu, bagaimana dengan Tuhannya Umar wahai nenekku," katanya sembari menangis.

Ketika mendengar itu, Umar langsung pulang dan membangunkan anak laki-lakinya dan menawarkan mereka untuk menikah. “Siapa yang mau menikah dengan cucu penjual susu?” tanya Umar pada anak-anaknya.

Maka anak-anaknya pun terdiam. Umar kembali berkata, “Jika tidak ada yang mau, maka saya yang akan menikahinya.”

Baca Juga : Janji Rasulullah SAW, Jaminan Surga Bagi yang Mampu Lakukan Enam Hal Ini

Lalu satu anak Umar yang usianya masih di bawah umur 20 tahun yaitu, Alsim mengangkat tangannya dan berkata, “Saya ayah, saya menikahinya sebagai bentuk bakti saya kepada ayah.”

Maka keesokan paginya Alsim dinikahkan dengan cucu penjual susu tersebut. Para ulama berpendapat jika Umar menikahkan anaknya dengan cucu penjual susu tersebut lantaran perempuan tersebut menangis ketika berdialog dengan neneknya. Di mana tangisannya memiliki bobot yang besar dan akan memberikan keberkahan kepada turunannya.

Singkat cerita, Alsim dan istrinya tersebut memiliki anak bernama Abdul Aziz. Kemudian Abdul Aziz memiliki anak bernama Umar bin Abdul Aziz yang menjadi khalifah dan terkenal akan kesalihannya.  

Dalam dua tahun memimpin, tidak ada orang yang mau menerima zakat karena ketaatan dari sosok Umar bin Abdul Aziz tersebut. Setiap detik kehidupannya adalah ibadah.

Sebagian ulama mengatakan, keimanan Umar bin Abdul Aziz menjadikannya sebagai khalifah rasyid yang ke lima. Umar salih karena darah yang terwariskan dari sang nenek, yaitu cucu dari penjual susu yang dinikahkan dengan anak Umar bin Khattab tersebut.

"Jadi keimanan bisa diturunkan kepada anak cucu kita," jelas Ustasz Khalid.