Tren peningkatan kasus positif Covid-19 terjadi di Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir. Kota yang mendapat julukan Pandhalungan ini menjadi daerah zona merah Covid-19 di awal Desember.
Hal ini membuat Satgas Covid-19 kembali menegaskan agar masyarakat lebih disiplin melakukan pencegahan penularan virus Corona.
Baca Juga : Swab Ketiga, Bupati Jombang Belum Terbebas dari Covid-19
“Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak adalah salah satu disiplin terhadap protokol kesehatan. Itu yang saat ini bisa dilakukan oleh masyarakat,” kata juru bicara Satgas covid-19, Gatot Triyono saat menggelar zoom meeting bersama dengan masyarakat, pelaku medis dan wartawan pada Selasa (1/12/2020) malam.
Siaran pers yang digelar secara virtual itu sendiri dilakukan bertujuan supaya masyarakat Jember mengetahui perkembangan Covid-19. Juga untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat.
“Kami menggunakan zoom meeting, karena menjaga kedisiplinan protokol kesehatan dengan teman-teman awak media. Agar kita sama-sama selamat,” ungkapnya.
Selain itu, Gatot menyampaikan, pada awal Desember ini Kabupaten Jember berada di zona merah Covid-19, dengan rincian kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.482, pasien sembuh 1.830, dan pasien meninggal 117 orang.
Baca Juga : IDI Hingga DPRD Dorong Transparansi Tracing Bupati Jombang yang Terkena Covid-19
Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif, Satgas Covid-19 menyiapkan beberapa tempat untuk menampung pasien yang positif.
“Selain rumah sakit, kami sudah melakukan negosiasi dengan beberapa hotel untuk dijadikan tempat pasien yang terpapar Covid-19,” pungkasnya. (*)