Ilustrasi.
Ilustrasi.

BANGKALAN - Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Kali ini, kasus KDRT dialami Siti Husnul Hotimah (24) warga Desa Junganyar, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Siti dianiaya suaminya sendiri bernama Haris Sutrisno (31) warga Desa Pandabah, Kamal, Bangkalan.

Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka berat. Dalam KDRT itu, Haris Sutrisno suami korban mengan iaya istrinya dengan menggunakan senjata tajam hingga kondisi luka pada leher dan punggung bagian belakang. Insiden KDRT itu pun kini ditangani aparat kepolisian. 

Baca Juga : Modal Mobil Rental, Buruh Giling Tebu Hamili Pelajar

"Perkara dilaporkan pada hari Minggu lalu, dan ditangani oleh Unit PPA Sat Reskrim Bangkalan," kata Kasatreskrim Polres Bangkalan Agus Sobarna Praja melalui keterangan tertulisnya, Kamis (19/11/2020).

Selanjutnya, Polisi pada hari selasa 17 Nopember 2020 , sekira pukul 20.30 Wib Unit Opsnal mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa pelaku PKDRT sedang berada di rumah kakeknya di daerah Jeddih Socah.

Mengetahui hal itu, Polisi langsung menuju ke lokasi. Sesampainya di lokasi pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke polres Bangkalan guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Menurut keterangan pelaku, dia melakukan KDRT tersebut dikarenakan pelaku cemburu. Selain itua, pelaku juga sakit hati dengan korban karena setiap harinya marah-marah tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga : Kasus Pembunuhan di Galis Divonis 15 dan 12 Tahun Penjara, Ayah Korban Tidak Terima

Di samping itu pelaku mencurigai korban telah berselingkuh dengan orang lain karena sikap istrinya yang sering marah kepada dirinya. "Berawal dari situlah pelaku nekat melukai korban," pungkasnya.