Suasana  Peran Serta Lembaga Sosial Kemasyarakatan Dalam Pembangunan Wilayah Tingkat Kelurahan dan Kecamatan, di Hotel Savana, Rabu (18/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana Peran Serta Lembaga Sosial Kemasyarakatan Dalam Pembangunan Wilayah Tingkat Kelurahan dan Kecamatan, di Hotel Savana, Rabu (18/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

Program pengembangan pembangunan di setiap wilayah menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Dalam hal ini peran serta masyarakat amat diperlukan untuk kemajuan daerahnya.

Seperti di wilayah Kota Malang bagian Timur atau Kedungkandang, yang kini tengah berproses untuk bisa lebih dikembangkan lebih baik dan menarik dengan menghadirkan fasilitas-fasilitas umum.

Baca Juga : Pemkot Blitar dan TNI-Polri Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana  Hidrometeorologi

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan untuk mewujudkan hal itu diperlukan sistem kolaborasi dari setiap lembaga kemasyarakatan baik dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Misalnya, dalam membuat program pembangunan suatu wilayah.

"Kolaborasi dari semua lembaga kemasyarakatan di tingkat kelurahan sampai kecamatan, ini dikumpulkan untuk menyamankan visi. Bagaimana mengatur tugas-tugas kelembagaan, dan perencanaan yang akan masuk," jelasnya saat ditemui di acara Peran Serta Lembaga Sosial Kemasyarakatan Dalam Pembangunan Wilayah Tingkat Kelurahan dan Kecamatan, di Hotel Savana, Rabu (18/11/2020).

Nantinya, menurut Sutiaji dari Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Malang juga akan ikut memberikan sosialisasi untuk menggambarkan perencanaan yang bakal masuk di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

"Kenapa Bapedda, karena semua kegiatan basicnya adalah basic perencanaan, sehingga yang namanya kegiatan kita itu kalai perencanaan itu untuk menggambarkan yang namanya RPJMD. Mana wilayah usulan-usulan itu yang akan dimasukan," imbuhnya.

Lebih jauh, terkait perencanaan itu setiap wilayah bisa memasukkannya melalui Musrembang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) baik itu dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan.

Belum lagi, berkaitan program pembangunan di tahun 2020 yang menurutnya masih bisa untuk dikembangkan jauh lebih baik di tahun 2021.

Baca Juga : Serius Garap Ringroad Timur Kota Madiun, Besok Mulai Pengukuran

"Di akhir tahun nanti itu dilihat selama setahun berjalan normal, berjalan dengan baik. Sehingga apa yang kemarin sudah dilakukan bisa ada sustainable (berkelanjutan) di tahun 2021 dan seterusnya," katanya.

Termasuk, ke depan Sutiaji menyebut akan direncanakan untuk pemaksimalan kawasan RTH (Ruang Terbuka Hijau) di kawasan wilayah Kedungkandang. Seperti pembuatan taman dan alun-alun. Terlebih, Kota Malang dinilai telah memiliki berbagai predikat sebagai Kota Layak Anak, Kota Layak Lansia hingga Kota Layak Disabilitas. 

"Ke depan saya ingin RTH kita dirawat, jadi nanti ada taman atau semacam alun-alun di wilayah Kedungkandang. Kenapa, untuk memecah konsentrasi orang biar tidak hanya permainannya di alun-alun kota saja. Nanti akan kita kuatkan, yang harapannya kesemuanya bukan hanya omongan tapi benar-benar fasilitasnya juga kita siapkan," tandasnya.