Kondisi mobil yang ditumpangi Ketua Tim Pemenangan SanDi, Hari Sasongko sesaat setelah terlibat keclakaan maut di Tol Ngawi menuju Solo (Foto : Istimewa)
Kondisi mobil yang ditumpangi Ketua Tim Pemenangan SanDi, Hari Sasongko sesaat setelah terlibat keclakaan maut di Tol Ngawi menuju Solo (Foto : Istimewa)

Kabar duka menyelimuti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Malang. Hari Sasongko, salah satu politisi senior partai berlogo banteng moncong putih ini, dikabarkan meninggal dunia, Rabu (18/11/2020) siang.

Pria yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang dari Fraksi PDIP ini, dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan intensif paska terlibat kecelakaan maut pada Jumat (13/11/2020) lalu.

Baca Juga : Tertabrak Mobil Bak dan Sepeda Motor, Pria asal Kabupaten Malang Meninggal Seketika

Meski sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif, tetapi politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) ini dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mengalami kondisi kritis selama lima hari.

Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh Calon Bupati Malang dari paslon SanDi, Didik Gatot Subroto, saat dikonfirmasi Rabu (18/11 /2020). ”Enggeh, Enggeh (Iya, red), Pak Hari Sasongko telah meninggal dunia,” ungkap Didik dengan nada seperti sedang menahan tangis.

Seperti yang sudah diberitakan, usai menghadiri agenda rapat di gedung DPC PDIP Kabupaten Malang, Hari Sasongko beserta dua rekannya yakni anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDIP, Hariyanto bersama dengan anggota PDIP Kabupaten Malang, Amari langsung bergegas untuk menempuh perjalanan guna melakukan kunjungan kerja dewan ke Yogyakarta dan Kulonprogo, Kamis (12/11/2020) tengah malam.

Ketiga politisi partai yang identik dengan warna merah ini, pergi memenuhi agenda kunjungan kerja dewan dengan mengendarai mobil Nissan Grand Livina nopol N-478-BF. Mobil berwarna putih ini diketahui dikemudikan oleh Amari.

Saat melintas di tol Ngawi menuju Solo, tepatnya pada Jumat (13/11/2020) sekitar pukul 04.20 WIB, mobil yang ditumpangi Hari Sasongko ini terlibat kecelakaan maut.

Berdasarkan laporan kepolisian, lokasi insiden kecelakaan ini terjadi di akses Tol Ngawi menuju Solo pada kilometer 522.500B, atau lebih tepatnya di depan Pool Derek PT. JSN, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.

Insiden nahas ini bermula saat mobil yang ditumpangi ketiga politisi tersebut melintas searah dengan truck tronton nopol G-1861-AE, yang dikemudikan oleh Tri Andi Wijoyo (39) warga Desa Babakan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Kendal.

Saat melintas searah dari timur ke barat itulah, mobil yang ditumpangi rombongan anggota dewan Kabupaten Malang tersebut, tiba-tiba menghantam truk tronton yang melaju tepat di depannya.

Atas peristiwa tersebut, pengemudi truk tronton dikabarkan selamat. Namun ketiga kader PDI-P dikabarkan mengalami luka parah.

Baca Juga : Warga Jalan Joyomulyo Heboh, Seorang Mahasiswa Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar

Sang pengemudi mobil yakni Amari (49) mengalami luka di bagian kepala dan sempat tak sadarkan diri karena kondisinya kritis. Paska terlibat kecelakaan, Amari langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi, Surakarta guna mendapatkan perawatan.

Terparah, salah satu penumpang yakni Hariyanto dikabarkan mengalami luka parah di bagian kepala, patah tulang leher, patah tulang rahang, patah tulang rusuk sebelah kanan, dan mengalami pendarahan di bagian hidung dan mulut. Akibat luka parah yang dialaminya, pria 54 tahun itu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Di sisi lain, Hari Sasongko yang juga ikut dalam rombongan mobil tersebut, dikabarkan mengalami luka parah di bagian kepala, serta mengalami dislokasi di bagian siku tangan sebelah kanan. Sesaat setelah terlibat kecelakaan maut, politisi yang akrab disapa Harsas ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi, Surakarta guna menjalani perawatan intensif.

Kendati pihak medis sudah mengerahkan segala upayanya untuk memulihkan kondisi Hari Sasongko yang tak kunjung sadarkan diri paska terlibat kecelakaan, lima hari berselang yang bersangkutan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Atas adanya berita duka ini, beberapa politisi di Kabupaten Malang khususnya kader PDIP merasakan duka yang sangat mendalam. Termasuk seperti yang dirasakan oleh Didik Gatot Subroto.

Saat dikonfirmasi Rabu (18/11/2020) siang, politisi yang juga pernah diamanahi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang ini, sedang bersiap mengurus pemakaman jenasah mendiang Hari Sasongko.

”Sebentar saya lagi repot, ngapunten nggeh, matur suwun (mohon maaf dan terima kasih, red),” tukasnya sembari mengucap salam penutup.