Industri pariwisata Kabupaten Blitar mulai bangkit seiring diterapkanya new normal life. Kunjungan wisatawan pun perlahan-lahan mengalami lonjakan.
Melihat kondisi tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar meminta kepada Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata. Terlebih hingga saat ini masih ada daerah-daerah di luar Kabupaten Blitar yang masih terjadi lonjakan kasus konfirmasi positif covid-19.
Baca Juga : Libur Panjang, 500 Ribu Orang Berwisata di Kabupaten Malang
“Antisipasi akan potensi tersebut harus dilakukan sedini mungkin. Penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata harus diawasi secara ketat,” ungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Medi Wibawa.
Dikatakannya, pengawasan protokol kesehatan di kawasan wisata harus maksimal setelah tempat wisata di Kabupaten Blitar dibuka secara bertahap. Pengawasan ini sebagai jaminan kesehatan bagi pengunjung maupun pengelola wisata agar tidak muncul kluster baru penyebaran covid-19.
Menurut Medi, masyarakat saat ini sudah mulai jenuh dengan kondisi yang ada, sehingga mereka menginginkan refresing atau berlibur. Hal itu terlihat pada libur panjang pekan lalu. Meski tidak seperti liburan sebelum pandemi, tempat wisata sudah mulai banyak dikunjungi kembali.
"Dalam hal ini kami dari DPRD sangat mendukung upaya pemerintah daerah untuk melakukan kajian terlebih dahulu sebelum merekomendasikan wisata boleh dibuka,” pungkasnya.