Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Dr Eny Rahyuningsi MSi sedang menanam pohon sukun di wilayah Kecamatan Bumiaji/ Foto Humas Dinas Pendidikan Kota Batu for JatimTimes
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Dr Eny Rahyuningsi MSi sedang menanam pohon sukun di wilayah Kecamatan Bumiaji/ Foto Humas Dinas Pendidikan Kota Batu for JatimTimes

Dinas Pendidikan Kota Batu ikut menyemarakkan HUT ke-19 Kota Batu tahun 2020. Salah satunya, menabuh genderang tanam pohon. Upaya tersebut agar generasi muda termotivasi dan tertanam jiwa cinta pada lingkungan dan alam sekitar.

Seperti aksi simbolis yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Dr Eny Rachyuningsih M.Si, di sekitar wilayah Junggo masuk Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Eny dalam aksi simbolis menanam tiga bibit pohon, yaitu sukun dan nangka. Agar kelak anak cucu dan para pelajar bisa menirunya untuk bercocok tanam dan menghijaukan lingkungan. 

"Bismillah, saya niat tanam bibit pohon agar Kota Apel udaranya sejuk, viewnya indah dan airnya tetap jernih. Kelak bisa memberi manfaat pada lingkungan sekitar hingga anak cucu" doa Eny yang diamini generasi penerus bangsa ini.

Baca Juga : Bendungan Gongseng Hampir Selesai, Setahun Petani di Bojonegoro Bisa Tiga Kali Tanam

Mantan Kepala Dinas Badan Penanaman Modal dan Satu Pintu Kota Batu ini menjelaskan, bahwa menanam bibit pohon bukan untuk kepentingan pribadi. Namun, contoh nyata demi menjaga hubungan manusia dengan alam sekitar. Sebab, bila alam dijaga dan dirawat, maka, alam pun akan menjaga pula.

Eny menekankan filosofis pendidikan. Bahwa, begitu Anda menanam kebaikan, maka akan memetik hasil baiknya. Nah, dengan edukasi yang positif, diharapkan bakal ada bibit generasi muda yang bercita-cita mencintai alam semesta dan lingkungan sekitar.

"Ini semua demi menjaga alam. Bentuk aksi nyata agar generasi muda bisa merasakan apa yang telah dilakukan para pendahulunya. Ini juga dalam rangka HUT ke-19 Kota Batu. Semoga Kota Batu lebih asri dan layak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara," harap mantan Kepala Bappelitbangda Kota Batu ini.

Sementara itu, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Batu, juga ikut meramaikan HUT ke-19 Kota Batu, dengan cara membagikan bibit tanaman cabai dan terong kepada warga dan masyarakat luas di sekitar alun-alun Kota Apel.

Aksi tim HKTI bagi-bagi tersebut, kurang lebih sebanyak 2.000 bibit unggul. Bibit-bibit itu diberikan kepada semua warga, dan pengunjung. Upaya tersebut agar warga bahu membahu terlibat dalam gebrakan satu nama satu pohon.

Penasehat HKTI Kota Batu Wibi Asri Punjul Santoso, yang juga istri Wakil Walikota Batu menambahkan, peran penting tiap orang di muka bumi adalah menjaga lingkungan sekitar. Maka, wujud perbuatan dengan gerak tanam pohon untuk satu nama satu pohon perlu digencarkan sejak dini. Agar alam bisa terjaga dengan baik. Dan, penerus bangsa bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya cinta pada alam.

Baca Juga : Siswa Kota Blitar Batal Dapat Seragam Gratis, DPRD Segera Panggil Disdik

"Ini gerakan satu nama satu pohon. Juga peringatan HUT ke-19 Kota Batu. Agar udara di Kota Apel tetap sejuk. Ayo hidupkan lingkungan dengan tanam pohon di pekarangan rumah atau di lahan," ucapnya di sela-sela acara pembagian bibit di sekitar alun-alun Kota Batu.

Turut hadir dalam acara, Lis Istifhama Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Jawa Timur Perempuan Tani HKTI, dan didampingi Mardi Setia Ningsih Dewan Pimpinan Kota Batu Perempuan Tani HKTI Kota Batu.