Rapid test gratis yang dilakukan oleh Pemkab Tulungagung (Joko Pramono-JatimTIMES)
Rapid test gratis yang dilakukan oleh Pemkab Tulungagung (Joko Pramono-JatimTIMES)

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung menyatakan penyebaran Covid-19 di Tulungagung masih dibilang terkendali. Meski diakui setiap hari kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih ada, namun penambahan ini juga diimbangi dengan jumlah pasien sembuh, yang terus meningkat.

Peningkatan kesembuhan ini dikarenakan masyarakat sudah semakin sadar dalam disiplin protokol kesehatan (prokes) Covid-19. 

Baca Juga : Alokasikan Rp 2,9 Miliar, Warga Kota Batu Bakal Terima Vaksin Maret 2021

Juru Bicara GTPP, Galih Nusantoro menuturkan, setiap hari ada 2-3 pasien positif Covid-19, jumlah kesembuhan juga di angka tersebut.

“Tingkat kesembuhan kita masih di atas 90 persen,” ujar Galih.

Tingginya angka kesembuhan ini tak lepas dari upaya GTPP yang getol menyosialisasikan protokol kesehatan pada masyarakat. 

Setiap hari dalam tiap kegiatan, pihaknya tak henti mengedukasi masyarakat untuk memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mejauhi kerumunan.

“Itu menandakan kita masih bisa mengendalikan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Tulungagung tersebut.

Adanya tambahan kasus meninggal sempat membuat pihaknya khawatir akan kondisi masyarakat. Namun dengan kesiapan fasilitas kesehatan, personel dan penanganan pasien Covid-19 sehingga menjadi sembuh, Tulungagung tetap menjadi zona kuning.

Baca Juga : Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang Sembuh 3 Orang, Tambah pasien Baru 2 Orang

“Beberapa indikator ini yang menolong Kabupaten Tulungagung, sehingga transmision rate (angka penularan) tetap rendah, masih di zona kuning,” terangnya.

Dari data yang dimilikinya per Kamis (22/10/10) di Tulungagung terkonfirmasi 451 pasien. Dari jumlah itu 420 orang sudah dinyatakan sembuh.

23 orang dikarantina, 4 orang dirawat dan 4 lainnya dinyatakan meninggal akibat Covid-19.

Pihaknya berharap, disiplin masyarakat masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan bisa menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tulungagung.