Acara pengajian dalam rangka HSN 2020 yang digelar di Aula Wahyawibawa Graha pada kamis malam. (Foto: istimewa / Jatim TIMES)
Acara pengajian dalam rangka HSN 2020 yang digelar di Aula Wahyawibawa Graha pada kamis malam. (Foto: istimewa / Jatim TIMES)

Rangkaian peringatan HSN 2020 di Kabupaten Jember, terus berlanjut. Pemkab Jember menggelar pengajian secara virtual pada Kamis (22/10/2020) malam di Pendopo Wahyawibawa Graha dengan diikuti oleh 31 camat di wilayah tersebut.

Plt. Bupati Jember KH A. Muqit Arief mengatakan, bahwa Kabupaten Jember yang memiliki lebih dari 600 pesantren dengan ribuan santri. Hal ini merupakan sebuah potensi untuk menjadi teladan bagi masyarakat Jember.

Baca Juga : Wali Kota Habib Hadi Launching Pameran Museum Rasulullah SAW, Ribuan Pengunjung Antre Lihat Darah Nabi

“Potensi yang luar biasa untuk menjadikan santri sebagai teladan bagi masyarakat. Menjadi contoh di tengah masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI dengan menjadi sosok rahmatan lil ‘alamin,” tutur KH A. Muqit Arief.

Menurut pejabat yang akrab disapa Kiai Muqit itu, pengajian merupakan tradisi bagi santri atau pesantren. Karena itu, pengajian yang digelar itu diharapkan dapat menggugah santri dalam mempertahankan eksistensinya sebagai santri di tengah masyarakat.

Selain sering pengajian, lanjutnya, santri juga harus serius belajar menimba ilmu. Dengan ilmu itu santri semakin bermanfaat di tengah masyarakat. “Santri harus tetap mempertahankan jati dirinya, menjadi santri yang dapat bermanfaat di tengah-tengah masyarakat,” imbuh Kiai Muqit.

Begitu juga dalam keadaan wabah virus Covid-19, santri harus bisa menjadi teladan bagi masyarakat, dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta menjalankan protokol kesehatan. 

Baca Juga : Masuk Sepuluh Besar, Pemkab Jember Geber Rembuk Stunting Libatkan Pemerintah Desa

“Saya yakin santri bisa menjadi memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat,” pungkas Plt. Bupati Jember. (*)