Tim Kejaksaan Negeri Kota Malang yang melakukan penangkapan DPO Kejari Karanganyar (Ist)
Tim Kejaksaan Negeri Kota Malang yang melakukan penangkapan DPO Kejari Karanganyar (Ist)

Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, pada Sabtu (10/10/2020) melakukan penangkapan terhadap seseorang laki-laki bernama Hermawan alias Alan yang merupakan buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Kejari Karanganyar.

Hermawan merupakan terpidana kasus tindak pidana penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri atau penyalur TKI ilegal.

Baca Juga : Usai Diservis, Motor Warga Bumiayu Digondol Maling, Pelaku Sempat Ikat Pintu Rumah dengan Tambang

Berdasarkan Putusan MA RI. No: 758K/ PID.SUS/2018 tanggal 26 September 2018 yang menguatkan putusan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Nomor 216/Pid.Sus/2017/PT.SMG tanggal 12 Oktober 2017, ia diputus terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa izin menempatkan TKI di luar negeri.

Ia melanggal Pasal  4 Jonto Pasal 102 ayat (1) huruf a dan b UU RI Nomor 39 Tahun 2004 tentang orang, perseorangan menempatkan WNI keluar negeri tanpa izin. Putusannya, ia dihukum pidana penjara selama satu tahun. Namun ia kemudian kabur ke wilayah Kota Malang untuk bersembunyi.

Mengenai pengamanan DPO Kejari Karanganyar, dibenarkan Kasi Intel Kejari Kota Malang Yusuf Hadianto. Keberadaannya tercium setelah pihak Kejari Karanganyar mendapatkan informasi dari Dispendukcapil, jika yang bersangkutan berada di wilayah Malang, tepatnya Perum Puncak Buring Indah E4-1 Buring, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang.

Mendapatkan informasi tersebut, Kajari Karanganyar mengeluarkan Surat Perintah Operasi Intelijen atau pengamanan guna mencari dan menangkap terpidana untuk melaksanakan isi putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. 

Tim Kejari Karanganyar kemudian bekerjasama dengan Tim Kejari Kota Malang serta pihak kepolisian setempat melakukan pengintaian.

"Kejari Kota Malang sebelumnya mendapatkan informasi jika DPO mereka berada di wilayah Kota Malang. Dari informasi itu, Kejari Kota Malang menindaklanjuti dengan mendatangi kediaman yang bersangkutan," ucap Yusuf, Senin (12/10/2020).

Baca Juga : Ada Tambang Pasir Ilegal di Desa Sumber Bondowoso

Namun saat dilakukan pengintaian sejak Jumat (9/10/2020) lalu, yang bersangkutan bersama keluarganya tidak didapati berada di kediamannya. Namun dari situ, tim tetap bertahan untuk melakukan pemantauan sampai target yang mereka cari datang.

"Baru pada Sabtu (10/10/2020) yang bersangkutan ini terlihat pulang. Tim langsung ke sana dan melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan dan kemudian sementara diamankan di Kejari Kota Malang," ungkapnya.

Selang beberapa waktu, tim Kejari Karanganyar kemudian menuju Kejari Kota Malang untuk menjemput Hermawan. Di sana ia kemudian diinterogasi singkat dan kemudian langsung dibawa Kejari Karanganyar pada saat itu juga. Hal itu agar bisa segera menjalankan putusan hukuman yang telah divoniskan terhadap Hermawan.