Selama pandemi Covid-19, pariwisata di Yogyakarta terus bertransformasi. Misalnya, dengan adanya trend gowes di masa pandemi. Trend inilah yang kemudian dikemas jadi wisata sepeda sekaligus menjadi peluang usaha bagi para pelaku UMKM.
Pelaku UMKM diajak untuk memperkenalkan potensi desa sesuai jalur wisata desa yang lewati. Hal inilah yang mulai digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.
Baca Juga : Banyuwangi Kini Miliki Dermaga Yacth Internasional
Gagasan ini juga dikuatkan dengan adanya 5 jalur sepeda wisata yang ditetapkan oleh Pemkot Yogya. Seperti jalur dari jalan Jend. Sudirman, Ki Penjawi dan berakhir di Bendung Lepen.
Hal ini dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi, dan Ketenagakerjaan (DinkopUMKNakertrans) Kota Yogyakarta Kadri Renggono, yang menyatakan, adanya wisata sepeda bisa menjadi peluang potensial bagi pelaku UMKM untuk menjajakan produknya.
"Paling tidak strateginya melalui pilihan rute yang memperlihatkan sisi perkampungan dalam, bangunan perkotaan atau persawahan desa. Pelaku UMKM bisa berjualan," jelasnya.
Kadri melanjutkan, adanya wisata sepeda merupakan strategi bagus. Selain keindahan Yogyakarta mudah dinikmati sambil bergowes, juga pilihan rutenya banyak. "Kalau dilihat dari potensi tempatnya, semua sektor UMKM berpeluang. Seperti minuman, makanan, dan produk kerajinan serta desain khas Yogyakarta," ujarnya.
Kadri Ranggono memperkirakan dapat mendorong sekitar 6.000 pelaku UMKM kota Yogyakarta yang menurun produktivitas penjualannya selama pandemi. Selain UMKM, juga dapat meningkatkan pengunjung home stay, warung kopi, serta sekaligus mempresentasikan budaya khas di desa dengan rute yang ditentukan. Namun, ia tetap mengimbau agar pelaku UMKM tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan dari pemerintah nantinya.
Kemudian, pelaku UMKM harus menyiapkan standar produk, selain itu ada surat keterangan izin usaha, pengelolaan, dan tanggung jawab kebersihan.
Baca Juga : Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka, Catat Jadwal dan Syaratnya
Harapan ke depannya, nanti wisata sepeda akan dibuat menjadi paket wisata kunjungan ke wilayah Yogyakarta. "Saat ini, kami masih sosialisasikan secara berjenjang melalui kecamatan untuk UMKM di desa bisa memanfaatkan pasar potensial di jalur-jalur gowes untuk berjualan di masa pandemi," tuturnya.