free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Wisata

10 Wisata Sejarah Kemerdekaan di Malang untuk Libur 17 Agustus, Sarat Nilai Perjuangan

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

04 - Aug - 2026, 14:52

Loading Placeholder
Museum Brawijaya. (Foto laman lib.ub.ac.id)

JATIMTIMES - Libur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus bisa menjadi momen yang tepat untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata sejarah di Kota Malang. Tak hanya menawarkan suasana yang asri dan estetik, sejumlah tempat ini juga menyimpan kisah perjuangan bangsa dalam merebut hingga mempertahankan kemerdekaan.

Bagi wisatawan maupun warga lokal, mengunjungi tempat-tempat bersejarah dapat menjadi cara menarik untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme. Berikut rekomendasi 10 wisata sejarah kemerdekaan di Malang yang layak masuk daftar kunjungan saat libur 17 Agustus.

Baca Juga : 25 Ide Lomba 17 Agustus 2026 yang Seru untuk Anak, Remaja, hingga Orang Dewasa

1. Museum Brawijaya

Museum Brawijaya menjadi destinasi utama bagi pencinta sejarah perjuangan. Museum ini menyimpan berbagai koleksi senjata, kendaraan tempur, seragam militer, hingga dokumentasi perjuangan TNI dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain koleksinya yang lengkap, suasana museum juga nyaman untuk wisata edukasi bersama keluarga maupun pelajar.

2. Monumen Tugu Malang (Alun-Alun Tugu)

Monumen Tugu merupakan ikon Kota Malang yang sarat makna sejarah. Tugu ini menjadi simbol perjuangan rakyat Malang dan pernah dihancurkan saat Agresi Militer Belanda sebelum akhirnya dibangun kembali.

Kini kawasan Alun-Alun Tugu menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk berjalan kaki sambil menikmati bangunan-bangunan bersejarah di sekitarnya.

3. Monumen Pahlawan TRIP

Monumen ini dibangun untuk mengenang perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) yang gugur saat mempertahankan kemerdekaan pada 1947.

Lokasinya berada di kawasan Jalan Pahlawan TRIP dan menjadi salah satu situs sejarah penting yang sering dikunjungi saat peringatan Hari Kemerdekaan.

4. Monumen Juang 45

Berada di depan Stasiun Malang Kota Baru, Monumen Juang 45 menggambarkan semangat rakyat Indonesia melawan penjajah.

Patung-patung pejuang yang menghiasi monumen menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui pengorbanan besar para pahlawan.

5. Kawasan Heritage Kayutangan

Kayutangan Heritage menawarkan pengalaman menyusuri jejak sejarah Kota Malang melalui deretan bangunan kolonial yang masih terawat.

Saat berjalan kaki di kawasan ini, pengunjung dapat melihat arsitektur lawas, gang-gang bersejarah, hingga berbagai cerita mengenai perkembangan Kota Malang sejak masa penjajahan.

6. Balai Kota Malang dan Alun-Alun Tugu

Gedung Balai Kota menjadi salah satu bangunan peninggalan kolonial yang masih difungsikan hingga sekarang.

Lokasinya yang berdampingan dengan Alun-Alun Tugu menjadikan kawasan ini cocok untuk wisata sejarah sekaligus menikmati taman kota yang rindang.

Baca Juga : Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija, Persebaya Tantang Arema

7. Ijen Boulevard

Jalan Ijen dikenal sebagai kawasan bersejarah dengan deretan rumah bergaya kolonial yang masih terawat.

Selain menjadi lokasi favorit untuk berjalan santai, kawasan ini juga memiliki nilai sejarah karena berada tidak jauh dari Museum Brawijaya dan Monumen Pahlawan TRIP.

8. Stasiun Malang Kota Baru

Stasiun yang dibangun pada masa kolonial Belanda ini menjadi salah satu bangunan bersejarah yang masih aktif digunakan.

Arsitekturnya yang khas menjadikan tempat ini menarik bagi pencinta sejarah maupun fotografi.

9. Patung Chairil Anwar

Patung penyair legendaris Chairil Anwar berada di pusat Kota Malang dan menjadi simbol semangat perjuangan melalui karya sastra.

Di bawah patung tersebut terdapat kutipan puisi "Aku" yang dikenal sebagai salah satu karya paling ikonik dalam sejarah sastra Indonesia.

10. Kampung Tridi dan Jodipan

Meski kini terkenal sebagai kampung wisata warna-warni, kawasan ini berada tidak jauh dari sejumlah bangunan bersejarah peninggalan kolonial. Wisatawan dapat menikmati perpaduan antara suasana kota lama, jembatan bersejarah, dan panorama Sungai Brantas.

Mengunjungi kawasan ini dapat menjadi penutup perjalanan sejarah yang menyenangkan saat libur 17 Agustus.

Mengisi libur Hari Kemerdekaan tidak selalu harus dengan mengikuti perlombaan. Berkunjung ke berbagai tempat bersejarah di Kota Malang juga menjadi pilihan menarik untuk mengenal lebih dekat perjuangan para pahlawan.

Selain menambah wawasan sejarah, wisata edukatif seperti ini juga cocok dinikmati bersama keluarga maupun anak-anak agar nilai-nilai perjuangan dan cinta tanah air tetap terjaga dari generasi ke generasi.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Wisata

Artikel terkait di Wisata

--- Iklan Sponsor ---