Para pejabat Universitas Kanjuruhan Malang saat membuka kegiatan P3T. (Ist)
Para pejabat Universitas Kanjuruhan Malang saat membuka kegiatan P3T. (Ist)

Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) mulai membuka kegiatan Program Pengenalan Perguruan Tinggi (P3T), Senin (21/9/2020). Program tersebut menyiapkan para mahasiswa baru (maba) menyambu fase baru dalam dunia perkuliahan.

Rektor Unikama Dr Pieter Sahertian menjelaskan, dalam masa transisi ini memang perlu disiapkan agar para mahasiswa baru benar-benar siap dalam menghadapi model pendidikan yang berbeda dengan sebelumnya. Fase baru ini tentunya  berbeda jauh dengan fase saat mereka masih menempuh bangku sekolah.

Baca Juga : Gelar P3T Mulai Besok, Unikama Hadirkan Pemateri Kelas Nasional

"Kalau di SMA kan mungkin mereka dipimpin dan didampingi guru. Tapi kalau di kampus kan tidak. Meskipun ada dosen wali, peran dosen wali tak seperti peran guru yang setiap hari bertemu di kelas. Masa transisi ini perlu disiapkan untuk mereka menghadapi masa baru dengan pola pendidikan baru dan pola komunikasi baru," jelasnya.

Menurut Pieter, dalam dunia perkuliahan, tentunya dituntut adanya kemandirian. Maju tidaknya mahasiswa tergantung mereka sendiri.

Begitu pun prestasi. Semuanya kembali lagi bergantung dari diri mahasiswa sendiri.

"Walaupun dosen di kelas akan memberikan bimbingan dan arahan, tapi terbatas. Beda dengan waktu di SMA. Itulah yang akan dilakukan dalam P3T, menyiapkan para mahasiswa agar siap menghadapi dunia baru sehingga mereka tahu ada masa transisi dari SMA  ke PT dengan budaya akedemik yang berbeda," beber Pieter.

Sementara itu, gelaran P3T saat ini memang digelar berbeda dengan tahun yang sebelumnya. Seperti diketahui saar ini  masih dalam masa pandemi covid-19 sehingga membuat gelaran P3T digelar secara daring melalui teleconference.

"Ini merupakan tantangan tersendiri. Tentunya offline dengan online berbeda jauh. Saat offline langsung tatap muka, ada pendampingan maupun senior, sehingga pembentukan kedisiplinan dibentuk pada masa P3T. Tapi karena memang situasi tak memungkinkan, sehingga digelar secara daring. Tapi meskipun begitu, yang terpenting mereka lebih dulu mengenal lingkungan kampus," jelasnya.

Baca Juga : Melarang Interaksi Langsung, UB Jamin PKKMB Tak Ada Kekerasan Verbal

Dalam P3T nantinya akan terdapat materi-materi bermanfaat dari berbagai jenis hal. Sebut saja sistem pendidikan tinggi di Indonesia (Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0, serta kehidupan baru pasca pandemi/new normal), pengenalan nilai budaya, etika, tata krama, norma kehidupan kampus, plagiarisme dan materi lain dari para narasumber internal maupun eksternal Unikama.

Selain itu, terdapat materi dari narasumber nasional. Yakni Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah yang akan memaparkan pengenalan kehidupan  berbangsa dan bernegara. "Bagaimana kiat-kiat untuk survive dari masa-masa sulit seperti saat ini akan diberikan oleh para pemateri, termasuk bagaimana menggali jiwa kewirausahaan, prospek dan peluang kerja setelah lulus dari PT," pungkas Pieter.