Wali Kota Mojokerto Ning Ita bersama Dandim, Kapolresta, Kajari gowes dan bagikan masker ke warga (Foto: IG @ningita_)
Wali Kota Mojokerto Ning Ita bersama Dandim, Kapolresta, Kajari gowes dan bagikan masker ke warga (Foto: IG @ningita_)

Kegiatan yang dibalut dengan sinergitas antarlembaga pemerintahan dapat menjadi ukuran keseriusan pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam menangani pandemi Covid-19 yang masih bercokol di Bumi Nusantara hingga detik ini. 

Memanfaatkan kegiatan bersepeda santai alias gowes yang sedang tren akhir-akhir ini, beberapa pemerintah daerah pun melakukan kampanye dan sosialisasi protokol kesehatan kepada khalayak, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. 

Baca Juga : Puji Inovasi Salam Empat Jari Dispendukcapil Pemkab Blitar, Gubernur Jatim: Keren Sekali

 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Wakil Wali Kota, Dandim 0815, Kapolresta, dan Kajari Kota Mojokerto bersepeda (gowes) ke kampung-kampung di Kota Mojokerto, Minggu (13/9/2020) pagi.

Walikota Ning Ita beserta rombongan juga membagi-bagikan masker kepada para warga, sekaligus kampanye dan sosialisasi protokol kesehatan.

Kegiatan gowes itu dimulai dari Rumah Rakyat, terus meluncur ke Jl. Mayjend Sungkono, Gelora A. Yani, Margosari Gang III, Bancang, Jl. Arjuno, Jl. Penanggungan, Jl. Muria, Sumolepen, Jl. Taman Siswa, Jl. Letkol Sumarjo dan kembali ke Rumah Rakyat, di Jl. Hayam Wuruk. 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas Pemkot Mojokerto, jajaran gugus tugas dalam rangka kampanye Kota Mojokerto Bermasker. “Tidak hanya itu, kami juga mengajak komunitas-komunitas, baik pesepeda, komunitas senam dan lansia untuk patuh protokol kesehatan. Tidak hanya di komunitasnya saja, tetapi juga di lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya, sehingga mampu menjadi duta protokol kesehatan, ”ungkap Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota perempuan pertama di Mojokerto.

Baca Juga : Telan Anggaran Rp 6,9 M, Ribuan Paket Sembako Dibagikan ke Ponpes dan Disabilitas

 

Ning Ita juga menyampaikan bahwa peta persebaran Covid-19 di Kota Mojokerto masih bergerak sangat dinamis, dan vaksin Covid-19 masih belum ditemukan. Untuk itu, kesadaran, disiplin dan kepatuhan masyarakat menjadi kunci untuk menurunkan persebaran Covid-19 di Kota Mojokerto.

“Mengenakan masker ketika di luar rumah bukan sekedar imbauan atau anjuran Pemerintah, tetapi adalah sebuah kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19, ”pesan Ning Ita.