Salah satu tarian yang ditampilkan dalam acara Grebek Suro (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Salah satu tarian yang ditampilkan dalam acara Grebek Suro (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih berlangung, menyebabkan acara Grebek Suro desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Lumajang, tak semeriah tahun lalu. Disamping digelar sesuai protokol kesehatan, acara tahunan itu digelar dalam banyak batasan, termasuk kemeriahannya.

Bendahara Pokdarwis desa Sumbermujur, Rudi Mulyono kepada media ini mengatakan, ritual adat dan budaya ini dilaksanakan dengan peserta harus mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

Baca Juga : Viral Video Jeritan dari Alam Kubur, Apakah Hanya Suara Angin?

"Resiko COVID-19 yang masih tinggi di Lumajang, tahun ini kegiatan Gerebek Suro dipangkas dalam beberapa hal. Seperti arak-arakan hanya menempuh jarak sekitar 300 meter, tahun lalu sampai 1,5 KM," kata Rudi Mulyono.

Begitu pula dengan gunungan yang bermaterikan hasil bumi desa Sumbermujur, jumlahnya hanya seperempat dari tahun sebelumnya.

"Pelengkap prosesi seperti gunung-gunungan yang berisi hasil bumi seperti padi, jagung, ubi-ubian, dan lainnya juga hanya berjumlah 7 gunungan saja, tahun lalu sampai 25 gunungan," jelasnya kemudian.

Begitu pula dengan tarian-tarian sebagai hiburan pada acara grebek suro ini hanya ada satu group tari saja, sementara tahun lalu ada beberapa group tari dari desa setempat yang ikut tampil memeriahkan acara.

Pokdarwis desa Sumbermujur yang tergabung dalam Heppiii Comunity ini melibatkan seluruh unsur yang ada di desa Sumbermujur. Mulai dari anggota Pokdarwis, Satgas Keamanan Desa dan perangkat desa setempat, sehingga acara tetap berlangsung khidmat walau dalam pembatasan-pembatasan karena harus mematuhi protokol Covid-19.

"Gerebek Suro ini agenda tahunan dan acara wajib Desa Sumber Mujur sebagai bagian dari pelestarian adat dan budaya. Sebagai upaya tetap patuh pencegahan COVID-19, semua pengunjung wajib memakai masker dan kami juga siapkan hand sanitizer," kata Rudi Mulyono, yang juga Kepala Dusun Umbul Sari, Desa Sumber Mujur, usai acara pada hari Minggu (23/8) lalu.

Baca Juga : Kenalkan Track MTB Buatan Napi, Kompetisi Downhill Bakal Digelar Lapas Klas 1 Malang

Rudi Mulyono juga menjelaskan, kegiatan Gerebek Suro di desa wisata ini juga bagian dari menjaga alam, seperti menjaga sumber air, menjaga hutan bambu, menjaga satwa, semua itu ada di obyek wisata hutan bambu Sumber Mujur. 

Sementara itu Miftachul Arif dari Heppiii Comunity memberikan apresiasi positiv kepada Pokdarwis Sumbermujur atas suksesnya acara Grebek Suro tersebut.

“Kemeriahan tetap berlangsung. Tapi protokol kesehatan tetap terjaga. Kami apresiasi karena panitia bahkan menempatkan petugas khusus agar acara ini tetap sesuai dengan protokol kesehatan. Secara umum acara tetap berlangsung khidmat dan penuh makna,” ujar Mifatchul Arif.