Suasana acara baritan di Dusun Sidorejo Wetan.
Suasana acara baritan di Dusun Sidorejo Wetan.

Tradisi turun-temurun dalam merayakan awal memasuki bulan Suro masih dipertahankan. Salah satu tradisi baritan atau takiran oleh masyarakat Banyuwangi masih lestari hingga kini.

Salah satunya digelar warga Dusun Sidorejo Wetan, Desa Yosomulyo, Banyuwangi, pada Kamis (20/8/2020) malam.  Meski Suro adalah awal tahun dalam Islam, yakni bulan Muharam,  warga Dusun Sidorejo Wetan yang memeluk  beragam agama menyambut tahun baru Islam. Kebhihekaan pun  tetap terjaga.

Baca Juga : Jaga Tradisi Larung Sembonyo Kedungtumpang, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Dalam acara tersebut, masyarakat berduyun-duyun memenuhi jalan. Kemudian mereka duduk menghadap makanan yang telah ditata oleh sesepuh dusun. Hidangan itu disantap bersama sama seusai sesepuh membacakan doa keselamatan.

Kekompakan warga, menurut Suprapto -sesepuh umat muslim di wilayah tersebut- sudah berlangsung puluhan tahun. Tanpa memandang agama dan suku, kegiatan berjalan dengan penuh kedamaian meski berbeda agama.

"Tradisi baritan di perempatan Candi ini sudah berlangsung turun-temurun, sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan mengharap berkah di bulan Suro" ucap Suprapto.

Sementara itu, Bhante Tejapuñño Mahathera yang hadir bersama tokoh agama lain menyampaikan, tradisi ini juga sebagai tolak bala desa. “Secara religi, baritan sebagai bentuk rasa syukur Tuhan dan sebagai perekat kerukunan umat beragama,” ungkapnya.

Baca Juga : Ritual Labuh Laut Larung Sembonyo di Tengah Indahnya Pesona Kedungtumpang Tulungagung

Suro dianggap sebagai bulan yang sakral bagi sebagian masyarakat Jawa secara turun-temurun. Masyarakat kebanyakan mengharapkan bisa mendapatkan berkah. Tapi ada beberapa pantangan yang harus ditinggalkan, seperti melansungkan akad pernikahan dan membangun rumah.

Dari pantauan JatimTIMES malam Jumat ini, selain di Dusun Sidorejo Wetan, ada beberapa tempat yang melakukan baritan. Antara lain di Dusun Sidorejo Kulon dan Dusun Umbul Rejo di Kecamatan Srono.