Update situasi covid di Kota Batu, Kamis (20/8/2020). (Foto: Pemkot Batu)
Update situasi covid di Kota Batu, Kamis (20/8/2020). (Foto: Pemkot Batu)

Sepuluh pasien konfirm positif covid-19 menambah deretan kasus tambahan di Kota Batu pada Kamis 20 Agustus 2020. Sehingga jumlah akumulatif saat ini mencapai 231 orang.

“Memang benar Kamis ada penambahan 10 kasus konfirm dan satu di antaranya meninggal dunia,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu M. Chori.

Baca Juga : Sambut 1 Muharam, Ranting Fatayat NU Pagotan Bagikan Ratusan Paket Buah

 

Ia merinci tambahan 10 pasien itu. Yakni C-222 laki-laki usia 22 tahun warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Pria tersebut tanpa gejala, dan saat ini melakukan isolasi di shelter Hotel Mutiara Baru.

Lalu C-223 seorang perempuan, berusia 29 tahun, warga Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo. Ini merupakan kasus pertama di Torongrejo. C-223 saat ini menjalani perawatan di RS Univeristas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kemudian C-224 juga seorang perempuan, usianya 34 tahun, warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Kondisinya tanpa gejala dan saat ini sedang isolasi di shelter Hotel Mutiara Baru.

 C-225 seorang perempuan, usia 63 tahun, warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu. Status sebelumnya pasien probable dan  dirawat di Rumah Sakit Baptis.

C-226 laki-laki, usia 23 tahun, warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, dengan status tanpa gejala. Saat  ini pria tersebut melakukan isolasi di shelter Hotel Mutiara Baru.

Lalu C-227 laki-laki, usia 62 tahun, warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Sebelumnya dia berstatus pasien probable di RS Bhayangkara.

Selanjutnya C-228 juga seorang pria, usia 47 tahun, warga Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji. Satus sebelumnya pasien probable di Rumah Sakit Karsa Husada. 

Lalu C-229 seorang perempuan, berusia 63 tahun, warga Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Status sebelumnya pasien probable di Rumah Sakit Karsa Husada. “Dan meninggal pada 17 Agustus 2020 dan hasil test PCR baru keluar pada 19 Agustus lalu. Jenazah dimakamkan tentunya dengan protokol pasien covid-19,” terang Chori.

C 230 laki-laki  usia 48 tahun, warga Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Status sebelumnya pasien probable di Rumah Sakit Karsa Husada.

Baca Juga : Minta Bantuan Provinsi, Kota Malang Tunggu 28 Alat Ventilator untuk Pasien Covid-19

 

Dan terakhir C-231 laki-laki usia 35 tahun, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. Dan status sebelumnya pasien probable di Rumah Sakit Karsa Husada.

Dari  jumlah akumulatif 231 orang itu, rinciannya yang masih terkonfirmasi aktif mencapai 47 orang dengan persentase naik 3 persen menjadi 20 persen. Kemudian angka kesembuhan 166 orang sehingga persentasenya turun 3 persen menjadi 72 persen.

Lalu bertambahnya satu orang meninggal dunia menjadi 18 orang dengan persentase bertambah satu persen menjadi 8 persen. Dengan demikian, hingga saat ini, ada 7 desa/kelurahan yang warganya tidak ada konfirmasi covid-19 dari 24 desa/kelurahan di Kota Batu.

Rinciannya, dari 7 desa/kelurahan itu, Kecamatan Batu menyisakan Desa Sumberejo. Kemudian Kecamatan Junrejo menyisakan Desa Pendem.

Sedangkan di Kecamatan Bumiaji, tersebar di lima desa. Yakni Bumiaji, Bulukerto, Pandanrejo, Sumbergondo, dan Sumber Brantas. Sehingga tersisa 17 desa/kelurahan yang menyisakan warganya terdapat pasien konfirm. 

Selain itu, kawasan zona merah atau risiko tinggi di Kecamatan Junrejo ada di Desa Mojorejo, Desa Pendem, dan Desa Tlekung. Lalu di Kecamatan Batu ada di Desa Pesanggarahan, Kelurahan Songgokerto, Kelurahan Sisir, dan Kelurahan Temas. Dan di Kecamatan Bumiaji ada di Desa Giripurno dan Desa Punten.

Lalu untuk zona oranye ada di Desa Sidomulyo, Kelurahan Ngaglik, Desa Beji, dan Kelurahan Dadaprejo. Dan zona kuning di Kecamatan Bumiaji ada di Desa Sumber Brantas, Desa Sumbergondo, Desa Bulukerto, Desa Bumiaji, Pandanrejo, Gunungsari.