Penyerahan daging kurban kepada warga di kantor DPC Pantai NasDem Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Penyerahan daging kurban kepada warga di kantor DPC Pantai NasDem Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Walau sudah diumumkan sejak satu bulan lalu, kepengurusan DPD Partai NasDem Lumajang sampai hari ini belum mendapatkan SK dari DPP. Sejumlah pengurus menyebut SK tersebut masih dalam proses di DPP.

Usman Efendi S.Pd, salah seorang pengurus DPD Partai NasDem meyakini SK tersebut akan segera turun dalam waktu singkat ini.

Baca Juga : Undangan Hajatan di Lumajang, Disertai Dengan Anjuran Pakai Masker

"Kalau susunan pengurusnya sudah kita lengkapi semua. Bahkan seluruh pengurus baru ini sudah dipanggil ke DPW Partai NasDem Jawa Timur. Jadi tinggal menunggu SK turun saja," kata Usman Efendi, yang dalam kepengurusan baru ini dikabarkan akan mendukuki sebagai Sekretaris DPD.

Perubahan kepengurusan DPD Partai NasDem ini diumumkan bulan lalu oleh Ketua DPD Partai NasDem yang baru, yakni H. Charles Meikyansyah, yang juga anggota DPR RI. Charles menggantikan Ketua DPD Partai NasDem Lumajang sebelumnya, yakni M. Subchan AF.

Usman Efendi berharap, setelah SK kepengurusan benar-benar sudah turun, seluruh pengurus termasuk anggota Fraksi Partai NasDem akan bekerja keras untuk meningkatkan suara partai, agar jumlah kursi partai ini di DPRD Lumajang bertambah.

"Target kita jumlah suara kita meningkat dalam pemilu mendatang. Setidaknya kita bisa masuk dalam tiga besar," kata Usman Efendi kepada sejumlah wartawan pada hari ini.

Baca Juga : Pengurus Perbakin Bangkalan Dilantik, Bupati Ra Latif: Jangan Menyalahgunakan Senjata

Ketika berlangsung acara penyembelihan dua ekor sapi untuk moment Hari Raya Qurban, pada hari ini, Sabtu (1/8), sejumlah pengurus tampak hadir di kantor yang baru di jalan MT. Haryono Lumajang. Kantor baru ini masih dalam proses perbaikan, dan dalam waktu singkat akan segera ditempati sebagai pusat kegiatan partai.

Sebelumnya, kantor DPD NasDem Lumajang berada di jalan dr. Soetomo Lumajang.