Salah satu pencipta lagu asal Lumajang, Pepeh Sadboy kian produktiv menciptakan lagu-lagu berbahasa Jawa. Ini juga didukung oleh perkembangan lagu berbahasa Jawa yang kian diminati di seluruh tanah air, seiring dengan populernya lagu-lagu yang dinyanyikan oleh almarhum Didi Kempot.
Hampir seluruh lagu Pepeh Sadboy, bermaterikan kisah cinta yang sedih, bahkan cenderung kepada patah hati.
Baca Juga : Lebaran, Ini Cara Kunjungan Penjara Lewat Video Call Tahanan dan Narapidana di Kota Malang
Pepeh mengaku, seluruh lagu ciptaannya mewakili suara hatinya yang kecewa karena cintanya yang tak kunjung mendapat restu dari orang tuanya.
Dari kegalauan itu lahirlah tiga lagu seperti, seperti Kalah Bondo, Sambate Ati hingga Kowe Neng Endi, yang seluruhnya mewakili suara kawula muda yang hatinya sedang gundah.
"Lagu-lagu tersebut berasal dari kisah pribadi saya, dimana saya pacaran 6 tahun namun tak kunjung mendapat restu. Saya ingin orang-orang bisa mendengar ungkapan hati yang mungkin satu suara dengan saya, tapi tidak terwakili oleh lisan dan hanya bisa diungkapkan melalui lagu-lagu yang saya nyanyikan," kata Pepeh Saadboy.
Karya Pepeh juga mampu memikat para penyanyi kondang di dunia musik Jawa seperti, Woro Widowati, Happy Asmara dan kabarnya Pepeh juga akan berkolaborasi dengan Deny Caknan.
Ketika dihubungi Jatimtimes, Pepeh yang bernama asli Muhammad Hilmi ini mengatakan, bahwa dalam waktu dekat lagu-lagunya sudah bisa diprosuksi secara lebih luas karena sudah ada kerjasama dengan sebuah perusahaan label di Surabaya dan Karanganyar.
Baca Juga : Tegakkan Physical Distancing, Polisi Amankan Pelajar dan Purel Nongkrong di Warkop
Pepeh yang pernah menjuarai lomba Tartil Qur'an ini, berharap kedepan berharap bisa terus berkembang dan menggelar konser, supaya semakin banyak orang yang terhibur dan tentunya mempromosikan tanah kelahirannya, yakni Lumajang.
Anda ingin menyimak lagu-lagu Pepeh, anda tinggal klik saja :
https://www.youtube.com/c/PEPEHSADBOYOFFICIAL