Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Nabi Khidir menjadi salah satu utusan Allah SWT yang keberadaannya masih menjadi misteri tersendiri. Umat muslim percaya, Nabi Khidir merupakan utusan Allah SWT untuk mengajarkan Islam. Meski pada kenyataannya hingga hari ini detail tentang sosok Nabi Khidir belum diketahui dengan pasti.

Sebagian percaya jika Nabi Khidir saat ini masih hidup. Namun sebagian lagi meyakini jika Nabi Khidir telah meninggal dunia. Meski sampai saat ini masih banyak yang menyebut jika mereka telah bertemu dengan Nabi Khidir dalam kehidupan mereka.

Baca Juga : Wali Kota Kediri Anjurkan Salat Idul Adha di Rumah

Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS dalam sebuah kajian menyampaikan, kedua pendapat tersebut tak ada yang salah. Pendapat yang menyebut Nabi Khidir masih hidup ataupun telah meninggal dunia masing-masing memiliki kekuatan.

UAS menyebut, sebagian besar ulama menyebut jika Nabi Khidir masih hidup. "Bahkan saya pernah diberikan jadwal Nabi Khidir," katanya dihadapan para jamaah dengan gaya kelakarnya yang khas.

Namun Imam Bukhari menurutnya telah mengatakan jika Nabi Khidir telah meninggal dunia. Karena saat Nabi Muhammad SAW mengalami perang berdarah, tak muncul Nabi Khidir untuk membantu. Selain itu, Nabi Khidir tak pernah bertemu langsung dengan Nabi Muhammad SAW.

Ditambah lagi sebuah hadist Rasulullah SAW yang mengatakan, "Setelah 100 tahun setelah aku mati, maka semua yang di muka bumi ini meninggal." Maka Imam Bukhari berpendapat akan hal itu.  

"Dan saya lebih cenderung dengan pendapat Imam Bukhari," terangnya.

Meski begitu, dijelaskan jika ada pendapat ketiga mengenai Nabi Khidir.  Pendapat itu disampaikan oleh Imam Baiduzzaman Said Nursi yang menyebut jika kehidupan dibagi atas lima level.

"Pertama menurut Sadi Nursi adalah kehidupan kita yang terbatas," katanya.

Baca Juga : Masih Hidup, Murid Nabi Isa Isyaratkan Umur Panjang sampai Al-Masih Turun dari Langit

Ke dua, kehidupan Nabi Khidir dan Nabi Ilyas. Kehidupan keduanya disebut relatif tak terikat. Jadi ditegaskan jika Nabi Khidir hidup namun berbeda dengan kehidupan manusia yang terikat.

Kehidupan ke tiga, lanjutnya, adalah kehidupan Nabi Idris dan Nabi Isa. Nabi Isa masih hidup, namun diangkat ke langit dan masih hidup sampai sekarang. Lalu kehidupan ke empat adalah kehidupan orang yang mati sahid.

UAS menjelaskan jika orang yang mati sahid oleh Allah SWT tak disebut mati, melainkan masih hidup. Kemudian kehidupan ke lima adalah kehidupan spiritual penghuni kubur. Salah satunya dijelaskan dengan adanya hadits untuk mengucapkan salam saat sedang melintas di kuburan.

"Pendapat itu tak ada yang salah. Karena hidup ini tenyata ada lima level," pungkasnya.