Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Dalam Al-Qur'an dijelaskan, salah satu tanda kiamat adalah ketika Nabi Isa AS kembali turun dari langit. Kelak Nabi Isa Al-Masih akan turun dalam pertempuran melawan Dajjal di Kota Damaskus.

Tanda-tanda kiamat itu tentu sangat dinantikan oleh setiap orang yang beriman. Karena disebutkan jika sebelum turunnya Nabi Isa AS, akan banyak kehancuran yang terjadi lantaran ulah para Dajjal.

Baca Juga : Ini Tanda-Tanda Kiamat yang Disampaikan Murid Nabi Isa AS, Berapa yang Mulai Terjadi?

Kisah turunnya Nabi Isa itu pun menjadi sebuah pertanda yang harus diimani oleh umat muslim di dunia. Namun terlepas dari kisah turunnya Nabi Isa ke bumi, ada kisah lain yang juga masih berkaitan dengan akan turunnya Al-MAsih di akhir zaman.

Salah satunya adalah keberadaan murid Nabi Isa yang disebut-sebut telah didoakan untuk berumur panjang hingga Isa putra Maryam turun dari langit.

Pria yang disebut-sebut sebagai murid Nabi Isa itu dalam berbagai kisah bernama Zarnab bin Bar'ala. Keberadaan Zarnab pernah terungkap saat salah satu sahabat Rasulullah SAW bertemu dengan Zarnab usai menaklukkan daerah Hulwan yang termasuk wilayah Persia.

Saat itu, pemimpin pasukan Muslim yaitu Nadhlah yang diutus Saad bin Waqash hendak kembali setelah menaklukkan Hulwan. Saat berada di dataran pegunungan, pasukan tersebut bertemu dengan Zarnab bin Bar'ala.

Pertemuan berawal ketika Zarnab menjawab setiap lantunan adzan yang dilantunkan Nadhlah. Suara atas jawaban adzan tersebut membuat Nadhlah dan pasukan sempat merasa takut. Nadhlah pun bertanya siapa suara yang menimpali suara adzan tersebut dan meminta agar pemilik suara itu muncul di hadapan mereka.

Tiba-tiba saja muncul sosok pria tua berambut dan berjenggot putih. Dia mengenakan pakaian berbulu sederhana mengucapkan salam dan berkata, "Aku adalah Zarnab bin Bar'ala, murid dan orang yang sangat dipercaya Nabi Isa AS. Aku ditempatkan di gunung ini dan didoakan Nabi Isa panjang umur hingga Nabi Isa turun lagi dari langit."

Baca Juga : Salat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban Bisa Dilakukan di Kota Batu, Asalkan Ini

Nadhlah dan pasukannya pun merasa terheran. Karena pria tua itu tak memiliki tanda-tanda penuaan sama sekali dengan fisik yang masih kuat.

Dalam pertemuan singkat itu, pria yang diketahui bernama Zarnab tersebut menyampaikan beberapa pesan. Termasuk salah satunya adalah tanda-tanda kiamat.

Namun ketika Saad bin Waqash menuju ke dataran gunung setelah mendengarkan cerita dari Nadhlah, sosok pria tua itu tak lagi ditemui. Saat itu, Saad bin Waqash melakukan kemah dan berdiam diri di kawasan tersebut selama 40 hari. Melakukan salat berjamaah tepat waktu dan melafalkan adzan. Namun tak ada jawaban yang diberikan seperti yang diberikan kepada Nadhlah dan 300 pasukan sebelumnya.

Beberapa pendapat sepakat jika sosok tua yang ditemui Nadhlah di dataran pegunungan yang tak dijelaskan letak pastinya itu masih hidup sampai sekarang. Mengingat, dalam Al-Qur'an dijelaskan jika Nabi Isa akan kembali turun dari langit saat masa peperangan dengan Dajjal tiba.