Antusiasme dan semangat para pencinta dan penghobi kuda Banyuwangi yang proaktif dalam menggelar Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Banyuwangi menjadi tambahan optimisme Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordasi Jawa Timur (Jatim) bisa tampil dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim mendatang.
Menurut Zahlul Yusdar, Sekretaris Pordasi Provinsi Jatim antusiasme dan kebangkitan pengurus Pordasi Banyuwangi patut dicontoh kabupaten/kota di Jatim. Di mana dalam masa transisi wabah Covid 19 mereka bersikap pro mengajukan permohonan menggelar Pembentukan Pengurus Pordasi Banyuwangi masa bakti 2020-2025 di Cafe Kebun Duren Kampung Dukuh Desa/ Kecamatan Glagah Banyuwangi (Sabtu 18/7).
Baca Juga : Penasihat Laros Jenggirat Sarankan Pemerintah Tak Beri Izin Persewangi Gelar Pertandingan
Menurut dia dari 38 kabupaten/kota di wilayah Jatim pihaknya sudah mampu membentuk kepengurusan Pordasi di 17 daerah. Kabupaten Pacitan, Kota Batu dan Banyuwangi merupakan tiga daerah terbaru melengkapi Kota Surabaya, Malang, Sidoarjo dan beberapa kota di Jatim yang lain.
”Dalam eksebisi Porprov Jatim mendatang kami akan menggelar lomba untuk kategori nomor lomba pacu, euqestrian dan lomba memanah berkuda. Pordasi Jatim juga merencanakan mengadakan even olahraga berkuda untuk tingkat Jatim. Selain itu Pengprov Jatim juga mendorong agar PB Pordasi menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) karena beberapa provinsi sudah menjalin komunikasi dan koordinasi serta siap mengikuti Kejurnas,” jelasnya.
Selanjutnya dia berharap agar pengurus Pordasi Banyuwangi yang terbentuk mampu membangun sinergitas dan kerjasama dengan pihak lain dalam melakukan pembinaan olahraga di Banyuwangi agar mampu meraih prestasi yang membanggakan.
Sementara AKP Mas Arjaka Pembina Pordasi Banyuwangi, menuturkan sesuai dengan tahapan, maka setelah pengurus terbentuk secepatnya akan melaporkan hasil Muskab kepada KONI Kabupaten Banyuwangi untuk mendapatkan rekomendasi untuk disampaikan kepada Pengprov Pordasi Jatim agar mendapatkan Surat Keputusan (SK) sebagai bentuk legalitas pembinaan olahraga di Banyuwangi.
“Setelah itu kami langsung tancap gas untuk menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menyusun program kerja Pengkab Pordasi Banyuwangi dalam lima tahun ke depan. Selain itu kami juga merangkul semua pemilik kuda di Banyuwangi baik kuda pacu, penarik dokar maupun kuda kencak menyatukan visi misi memajukan pembinaan dan peningkatan prestasi cabang olahraga berkuda Banyuwangi di tingkat di Jatim maupun di level Nasional,” ujar Arjaka.
Baca Juga : Tiga Kandidat Siap Berebut Ketua PBSI Banyuwangi
Salahsatu cara yang dilakukan dalam upaya membentuk rasa kebersamaan dan gotong royong di kalangan para pecinta dan penghobi olahraga berkuda, Pordasi Banyuwangi yang baru terbentuk akan menggelar Konvoi Berkuda Minggu (19/7). Rencana peserta akan diberangkatkan dari wilayah Kelurahan Boyolangu Kecamatan Giri dan finish di Lapangan Mojopanggung atau Lapangan Penataban.