Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Wahyu Setianto (Dokumentasi MalangTIMES).
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Wahyu Setianto (Dokumentasi MalangTIMES).

Menghindari kerumunan dan keramaian di pasar, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah menyiapkan skema Pasar Online. Terobosan itu akan dimanfaatkan di seluruh pasar rakyat di Kota Malang. 

Bahkan, dalam waktu dekat layanan Pasar Online akan dilaunching untuk bisa dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga : Transisi New Normal, PAD Sektor Pajak di Kota Malang Tunjukkan Tren Positif

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Wahyu Setianto menyampaikan, Pasar Online sebenarnya sudah digagas sebelum terjadinya pandemi covid-19. Namun saat ini lebih dimaksimalkan agar bisa segera diaplikasikan diseluruh pasar rakyat di Kota Pendidikan ini.

"Kami sudah bekerjasama dengan perbankan dan penyedia jasa aplikasinya," kata Wahyu.

Layanan Pasar Online itu sendiri pada awalnya bertujuan memudahkan pelanggan saat berbelanja. Saat ini, penerapan Pasar Online juga untuk mengurangi kerumunan serta aktivitas jual beli secara tatap muka. Karena selama pandemi, aktivitas pertemuan sangat dikurangi.

Dengan begitu, diharapkan perputaran ekonomi di pasar rakyat bisa terus terjadi. Sehingga masyarakat juga tetap bisa berbelanja, dan pedagang dapat berdagang sebagaimana mestinya.

"Skemanya sama seperti saat kita pesan makanan atau belanjaan yang ada sekarang. Nanti aplikasi disediakan vendor," jelas Wahyu.

Menurutnya, aplikasi nanti akan dinamai sama seperti nama masing-masing pasar. Seluruh komoditi yang dijual belikan pedagang dapat dibeli hanya dengan layanan online. Nantinya, salah satu vendor yang disediakan perbankan rencananya akan menyediakan jasa kirim tanpa dibebani ongkos kirim.

Baca Juga : Terapkan Bayar Pajak Online, Pemkab Probolinggo Gandeng Kantor Pos

"Sekarang kebutuhan online juga semakin tinggi. Apalagi dalam kondisi pandemi, kami sangat menyarankan agar belanja lewat online saja," imbuhnya.

Wahyu menjelaskan, dalam pekan ini direncanakan Pasar Online bisa segera dilaunching. Harapannya, masyarakat dapat segera menikmati layanan pemesanan menggunakan jasa secara online tersebut.

Sementara itu, beberapa pasar yang disiapkan diantaranya adalah Pasar Blimbing, Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Klojen, Pasar Bunul, Pasar Dinoyo, Pasar Madyopuro, Pasar Mergan, Pasar Sawojajar, Pasar Sukun, dan Pasar Tawangmangu.