Petugas saat melakukan rapid test (Humas Pemkot Malang).
Petugas saat melakukan rapid test (Humas Pemkot Malang).

Angka Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Kota Malang terus mengalami kenaikan. Hingga Jumat (3/7/2020) malam, tercatat ada 784 OTG atau mengalami kenaikan sebanyak 23 orang dibanding hari sebelumnya.

Penambahan OTG tersebut menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota Malang. Berbagai upaya sosialisasi terus dilakukan untuk mengimbau Warga Kota Pendidikan ini tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar.

Baca Juga : Update Covid-19 Kota Batu: Sehari 13 Orang Dikonfirm Positif

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, selain angka OTG yang terus mengalami peningkatan, penambahan angka kasus positif di Kota Malang juga sangat diwaspadi. Terlebih saat ini sudah tercatat ada 234 kasus positif Covid-19 sejak kasus pertama diumumkan pada Maret lalu.

Dengan rincian jumlah pasien positif yang meninggal dunia sebanyak 18 orang, 151 orang sedang dalam masa perawatan, dan 65 orang dinyatakan sembuh total.

"Dan penambahan itu tentunya sangat menghawatirkan," katanya.

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu pun mengimbau agar masyarakat tetap disiplin dan menerapkan protokol kesehatan. Karena Kota Malang yang sebelumnya ditetapkan sebagai zona orange saat ini telah berubah menjadi zona merah.

Dia juga mengimbau agar masyarakat Kota Malang selalu menggunakan masker, menjaga jarak, menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga imun tubuh, serta selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Baca Juga : 125 Orang di Rapid Test di 2 Lokasi, 1 Orang Dikirim ke Ruang Isolasi

Dia juga mengimbau agar masyarakat tak berkerumun untuk sementara waktu karena bukan tak mungkin, dari kerumunan tersebut akan terjadi penularan penyakit. Terlebih, dari berapa kali upaya pendisiplinan masih saja ditemukan warga, terutama anak-anak muda yang nongkrong.