Bupati Blitar Rijanto berdialog dan memberika edukasi kepada warga yang menerima BST..(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Bupati Blitar Rijanto berdialog dan memberika edukasi kepada warga yang menerima BST..(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengawal penyaluran bantuan sosial tunai (BST) Kementerian Sosial di Kabupaten Blitar. Kali ini bupati didampingi kepala Kantor Pos Blitar dan sejumlah kepala OPD terkait melaksanakan pemantauan penyaluran BST di sejumlah kecamatan di wilayah Blitar timur, Kamis (21/5/2020).

Adapun  yang dipantau bupati di antaranya penyaluran BST di Kantor Kecamatan Gandusari, Kantor Kecamatan Wlingi, Kantor Kecamatan Doko. Bupati juga memantau penyaluran BST di sejumlah desa. Di antaranya Desa Kemirigede di Kecamatan Kesamben dan Desa Banjarsari di Kecamatan Selorejo.

Baca Juga : Serahkan Bantuan, Walikota Kediri Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Bupati Blitar Rijanto menyampaikan, dirinya terus melakukan pemantauan BST agar peyaluranya selesai tepat waktu. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jatim Khofifah, penyaluran bantuan sosial harus tuntas sebelum Hari Raya Idul Fitri.

“Ini hari kedua penyaluran BST, Insya Allah besok seluruh penyaluran di Kabupaten Blitar tuntas sesuai dengan instruksi presiden dan Ibu gubernur,” ungkap Bupati Rijanto kepada awak media.

Dikatakan bupati, dirinya turun langsung melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh penyaluran BST di Kabupaten Blitar berjalan lancar. “Hari ini saya pantau langsung ke 5 kecamatan. Saya akan terus melakukan pemantauan agar apabila ditemui kendala-kendala, bisa langsung kami  cari solusinya,” tegas orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini.

Dalam kesempatan itu, bupati mengucapkan terima kasih kepada tim gugus tugas, Kantor Pos, kepala desa dan muspika yang bekerja keras mengawal penyaluran bantuan sosial tunai. Berkat kekompakan dan sinergitas yang baik penyaluran bansos di Kabupaten Blitar berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai instruksi presiden dan gubernur.

“Teman-teman dari Kantor Pos, teman-teman dari muspika, babinsa, bhabinkamtibmas, dan kepala desa kerjanya bagus sekali. Sehingga saya yakin penyaluran bantuan sosial tunai ini akan bisa tuntas sebelum lebaran,” tandas bupati yang dikenal peduli dan dekat dengan rakyat ini.

Seperti di waktu pemantauan sebelumnya, dalam kesempatan ini orang nomor satu di Kabupaten Blitar itu kembali mengingatkan kepada warga yang menerima manfaat agar mempergunakan bantuan yang diberikan untuk pemenuhan gizi. Penerima manfaat diminta untuk tidak menggunakan bantuan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Bupati juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk ikut menyosialisasikan penggunaan bantuan sosial tunai kepada masyarakat secara luas. “Bantuan Rp 600 ribu ini tidak boleh untuk nyangoni cucunya, tidak boleh untuk beli pakaian.  Sesuai arahan dari Bapak Presiden, bantuan ini untuk pemenuhan makanan bergizi, tidak boleh untuk kebutuhan lebaran. Tolong seluruh komponen khususnya tokoh masyarakat untuk menyampaikan ini agar tidak ada kesalahpahaman. Siapa pun yang paham masalah ini harap untuk menjelaskan,” ungkapnya.

Baca Juga : Di Tengah Hari Kebangkitan Nasional, Wabup Madiun Bagikan 650 Paket Sembako

Lebih dalam bupati mengimbau kepada masyarakat agar membantu kerja pemerintah dalam memutus mata rantai covid-19. Caranya, dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), physical distancing, dan social distancing secara disiplin.

“Jangan lupa pakai masker setiap kali beraktivitas. Memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan merupakan upaya kita bersama untuk memutus mata rantai covid-19. Doa dan upaya kita bersama, semoga pandemi Covid-19 ini cepat berakhir, aktivitas di negara kita kembali normal dan Kabupaten Blitar semakin maju dan berdaya saing, kita kompak bisa,” pungkas bupati. (Adv/Kmf)