Pindah Tidur di Menantu, Rumah Warga Situbondo Hangus Terbakar
Reporter
Wisnu Bangun Saputro
Editor
A Yahya
21 - Aug - 2025, 08:31
JATIMTIMES - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Lingkungan Patokan Utara, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Kamis (21/8/2025) dini hari. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.45 WIB dan membuat panik warga sekitar.
Rumah milik Hatima dan Suahmam (70) yang terletak di Jl. Anggrek Gg. Patoleyan, barat RSUD Situbondo itu ludes terbakar. Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di tempat karena sedang menginap di rumah menantunya, Kusyani, yang berada tepat di samping rumah.
Baca Juga : Kematian Balita di Situbondo Misterius, Orang Tua Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
Api pertama kali diketahui oleh putri korban, Sunarti (54). Saat hendak mengambil air minum, ia melihat kobaran api dari arah rumah ibunya. Sontak ia berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
"Begitu lihat api membesar, saya langsung teriak minta bantuan warga. Kalau tidak cepat ditangani, bisa merembet ke rumah lain," ujar Sunarti kepada warga.
Warga yang mendengar teriakan itu langsung bergegas membantu dengan peralatan seadanya. Sebagian berusaha memadamkan api, sementara yang lain menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tidak lama kemudian, dua unit mobil Damkar Situbondo tiba di lokasi. Bersama warga, petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Kebakaran diduga berasal dari tungku api di dapur rumah. Namun, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan kepolisian. "Dugaan awal memang dari tungku, tapi kepolisian masih menyelidiki secara detail," jelas Koordinator Pusdalops BPBD kabupaten Situbondo, Puriyono.
Berdasarkan pendataan sementara, kata Puriyono bangunan rumah permanen berukuran 7 x 4 meter dengan tinggi 3 meter itu mengalami rusak berat. Total kerugian ditaksir mencapai Rp7 juta.
Baca Juga : Bupati dan Ketua DPRD Situbondo Sambangi KPK, Tegaskan Komitmen Antikorupsi
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya semua barang perabotan ludes terbakar, kerugian ditafsir mencapai Rp7 juta," ungkapnya.
Sejumlah pihak turut hadir membantu penanganan, mulai dari BPBD Situbondo, Tagana, Satpol PP, aparat kecamatan, Koramil, Polsek Situbondo, hingga relawan dan warga setempat. BPBD juga memastikan akan menyalurkan bantuan logistik serta melakukan pengkajian kebutuhan pasca-bencana (Jitupasna).
BPBD Situbondo mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tangga. “Penggunaan tungku dan peralatan dapur harus benar-benar diperhatikan. Kewaspadaan adalah langkah penting untuk mencegah kebakaran,” pungkasnya.
