JATIMTIMES - Kasus kematian seorang balita berusia 2 tahun berinisial Z, warga Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, menimbulkan tanda tanya besar di kalangan warga. Pasalnya, kondisi jenazah Z saat dibawa ke Puskesmas Asembagus pada Jumat (15/8/2025) dinilai tidak wajar dan penuh kejanggalan.
Z dibawa ke puskesmas oleh kedua orang tuanya, Taufik dan Sholeha. Namun, pihak medis menemukan bahwa balita malang tersebut sudah meninggal beberapa hari sebelumnya. Warga pun merasa curiga karena keluarga ini tidak segera membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan.
Baca Juga : Bupati dan Ketua DPRD Situbondo Sambangi KPK, Tegaskan Komitmen Antikorupsi
Sejumlah foto yang beredar di masyarakat memperlihatkan kondisi Z dengan dua kelopak mata menghitam, dahi lebam, mulut membiru, serta darah keluar dari hidung. Bahkan, warga menyebutkan saat jenazah tiba di puskesmas, tubuh balita itu sudah menghitam dan mengeluarkan belatung.
“Waktu dibawa ke puskesmas, kondisinya mengenaskan sekali. Kulitnya hitam, bahkan sudah keluar belatung. Warga jadi tidak paham apa yang sebenarnya terjadi,” ungkap seorang tetangga korban yang enggan disebut namanya.
Kecurigaan makin menguat karena selama ini pasangan suami istri T dan S dikenal sangat tertutup. Warga sekitar jarang berinteraksi dengan mereka. Bahkan, T disebut sering menggembok istrinya dari luar rumah ketika ia pergi bekerja atau keluar rumah.
Kepolisian yang menerima laporan segera bergerak melakukan penyelidikan. Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung, membenarkan bahwa pihaknya telah membawa kedua orang tua Z ke rumah sakit jiwa di Bondowoso untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.
“Bayi ini dibawa ke puskesmas pada hari Jumat. Dari sisi medis, diperkirakan korban sudah meninggal tiga hari sebelumnya. Namun, orang tuanya mengaku anaknya masih sempat menangis pada hari Rabu. Ini tidak sinkron, sehingga kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKP Agung, Rabu (20/08/2025).
Baca Juga : Ramalan Zodiak Kamis 21 Agustus 2025: Keberuntungan, Tantangan, dan Peluang Setiap Zodiak
Selain memeriksa kedua orang tua korban, polisi juga telah melakukan olah TKP di rumah keluarga tersebut. Sejumlah saksi dari lingkungan sekitar serta tenaga medis yang pertama menangani Z turut dimintai keterangan untuk mengungkap misteri kematian balita itu.
Hingga kini, penyebab pasti kematian Z belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi, serta menelaah keterangan para saksi. Kasus ini pun mendapat perhatian luas dari masyarakat Situbondo yang berharap kebenaran segera terungkap.
Warga sekitar mengaku resah dan berharap aparat kepolisian dapat menuntaskan penyelidikan dengan tuntas. “Kami semua ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi pada anak malang itu. Kalau ada unsur kekerasan, harus diusut sampai tuntas,” ujar Hafid warga Asembagus, Kamis (21/08/2025).