Deputi Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Kunjungi Galeri Dekranasda, Dapat Cerita Batik Garudeya dan Lambang Negara

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

20 - Aug - 2025, 08:06

Deputi I Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Leontinus Alpha Edison (dua dari kiri) bersama Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat menunjukkan batik tulis khas Kabupaten Malang di galeri Dekranasda yang terletak di kompleks Pendapa Agung Kabupaten Malang, Rabu (20/8/2025). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Di sela-sela pertemuannya dengan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib beserta jajaran, Deputi I Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Leontinus Alpha Edison menyempatkan berkunjung ke galeri Dekranasda Kabupaten Malang. 

 Leontinus berkunjung ke galeri Dekranasda yang terletak di komplek Pendapa Agung Kabupaten Malang dengan mengenakan kemeja batik yang bagus dan tampak gagah. 

Baca Juga : Belajar dari Kasus Raya, Kenali Ciri-Ciri Tubuh Terserang Cacing

Ketika memasuki galeri Dekranasda  didampingi Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Andie Megantara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang Muhammad Nur Fuad Fauzi, beserta jajaran, Leontinus merasa kagum. 

"Wah mantap ini," ujar Leontinus saat awal memasuki galeri Dekranasda Kabupaten Malang dengan tatapan penuh keyakinan, Rabu (20/8/2025). 

Saat memasuki galeri Dekranasda, Leontinus langsung tertuju kepada deretan koleksi batik dari para perajin asli Kabupaten Malang dengan berbagai motif dan corak batik, khususnya motif Garudeya yang merupakan batik khas Kabupaten Malang.  "Saya suka sih, kayak gini-gini bagus," ungkap Leontinus.

Ketika ditanya tanggapan terkait batik Garudeya yang merupakan khas Kabupaten Malang, Leontinus juga mengaku kagum. Terlebih lagi, ketika mendengar cerita sekilas motif batik Garudeya yang termotivasi dari salah satu relief di Candi Kidal, Kecamatan Tumpang dan menjadi salah satu inspirasi Presiden RI pertama Soekarno dalam menyusun lambang negara yakni burung Garuda. 

"Luar biasa. Saya kalau nggak diceritain, saya tidak tahu. Ternyata inspirasinya (penyusunan lambang negara burung Garuda) dari sini (relief Garudeya)," kata Leontinus. 

Foto bersama.

Leontinus bersama Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Andie Megantara beserta jajaran juga tampak memborong beberapa kain batik tulis khas Kabupaten Malang dengan berbagai motif serta warna yang sangat bagus dan elegan. 

Lebih lanjut, ketika disinggung akankah nantinya di Malang Migrant Center juga akan dikembangkan galeri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) khusus eks atau mantan pekerja migran Indonesia Kabupaten Malang seperti galeri Dekranasda Kabupaten Malang. 

"Pasti ada (rencana pengembangan UMKM di Malang Migrant Center). Jadi kita itu kan punya program, ekosistemnya itu namanya perintis berdaya. Jadi ada berdaya bersama itu capacity building, berdaya berusaha itu pilar-pilar untuk pengusaha supaya usahanya bisa lebih maju, kemudian berdaya finansial pasti, lalu berdaya global itu untuk pekerja migran Indonesia," jelas Leontinus. 

Baca Juga : Wabup Lathifah Apresiasi Kemenko PM yang Gerak Cepat Siapkan Pembentukan Malang Migrant Center

Menurut Leontinus, pihaknya memiliki keinginan untuk menyediakan berbagai fasilitas untuk para pekerja migran Indonesia Kabupaten Malang yang telah menjadi pahlawan devisa di Indonesia. 

"Lah kita ingin menjahit, ketika teman-teman pekerja migran Indonesia pulang kembali ke Indonesia, bagi yang mindsetnya pengusaha, kita akan jahit ke ekosistemnya itu," tutur Leontinus. 

Pihaknya menyebut, bahwa nantinya para pekerja migran Indonesia Kabupaten Malang yang pulang ke Indonesia jika ingin menjadi pengusaha, para pekerja migran Indonesia dapat mengikuti capacity building yang direncanakan bakal ada di Malang Migrant Center. 

"Jadi kalau mau jadi pengusaha mereka bisa ikut capacity buildingnya, mereka bisa akses terhadap pilar dan pembiayaannya. Harapannya semua itu akan tersedia di Perintis Berdaya Connect yang akan kita survei sama-sama bersama Ibu Wakil Bupati Malang hari ini," pungkas Leontinus.


Topik

Pemerintahan, Dekranasda, Kabupaten Malang, batik Garudeya, lambang negara,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette