Drainase Jalan Soehat Malang Belum Digali, Pengerjaan Masih Fokus Penataan Pohon dan Tiang Listrik
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Yunan Helmy
18 - Aug - 2025, 08:04
JATIMTIMES - Proyek pembangunan drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) Kota Malang hingga kini belum memasuki tahap penggalian. Pekerjaan di lapangan masih difokuskan pada perapian utilitas, seperti penataan pohon dan pemindahan tiang listrik yang berdiri di sepanjang jalur tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto menegaskan bahwa proses ini memang harus dilakukan terlebih dahulu agar pengerjaan drainase berjalan lancar.
Baca Juga : Menteri LH RI Hanif Faisol Kumpulkan Kepala Daerah Malang Raya, Bahas Pembangunan PSEL
“Sekarang sudah mulai berproses. Pohon-pohon tidak ditebang, hanya ditata ulang. Begitu juga tiang listrik yang harus dikondisikan lebih dulu supaya tidak mengganggu pekerjaan,” jelas Dandung.
Dandung menyebut, penataan hanya dilakukan pada pohon-pohon di tepi jalan. Sedangkan pohon di median jalan tetap dipertahankan. Setelah utilitas rampung, barulah penggalian drainase sepanjang 1,3 kilometer tersebut bisa dimulai.
“Kalau utilitas sudah beres, langsung dikerjakan. Bisa pekan depan, tergantung kesiapan di lapangan,” kata Dandung.
Pengerjaan drainase Soehat rencananya akan dimulai dari sisi selatan, tepatnya kawasan Politeknik Negeri Malang (Polinema). Skema yang dipakai adalah pola segmen, yaitu setiap tahap hanya beberapa puluh meter agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.
Meski begitu, pengerjaan tetap dilakukan pada jam kerja sehingga rekayasa lalu lintas tak bisa dihindari. “Nantinya akan ada pengaturan lalu lintas di kawasan Soehat agar kendaraan tetap bisa melintas,” ungkap Dandung.
Baca Juga : Alun-alun Merdeka Akan Berubah, DLH Kota Malang Pastikan Proyek Segera Jalan Awal September
Target penyelesaian proyek drainase ini ditetapkan pada pertengahan Desember 2025. Setelah rampung, pengawasan dan pemeliharaan tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama satu tahun.
Selain pengerjaan besar di koridor Soehat, DPUPRPKP Kota Malang juga menuntaskan proyek drainase di sejumlah titik lain. Di antaranya Jalan Mayjend Panjaitan (Bethek) dan sudetan drainase di Jalan Candi Panggung.
Proyek-proyek ini diharapkan dapat mengurangi genangan air saat musim hujan dan sekaligus memperbaiki kualitas tata ruang kota.
