Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Kediri Gelar Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman 2025
Reporter
Eko Arif Setiono
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
15 - Aug - 2025, 11:27
JATIMTIMES - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri kembali menggelar acara akbar, Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2025, sebagai bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa, Kamis (14/8/2025) malam.
Acara yang dilaksanakan di Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar ini bertujuan mendorong pengembangan ekonomi syariah dan memperluas adopsi digital di wilayah Mataraman, yang mencakup eks Keresidenan Kediri dan Madiun, mulai tanggal (14-16/8/2025).
Baca Juga : Meriahkan Perayaan HUT ke-80 RI, Mbak Wali Lepas Jalan Sehat dan Lomba Agustusan DWP Kota Kediri
Kepala Perwakilan BI Kediri, Bapak Yayat Cadarajat, menjelaskan bahwa SYIAR 2025 merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Ia menyoroti program strategis yang telah berjalan, seperti penetapan Pantai Serang sebagai destinasi wisata ramah muslim dan pelatihan sumber daya manusia (SDM) Halal.
“Hal ini sejalan dengan meningkatnya sektor ekonomi dan keuangan syariah di Mataraman, yang didukung oleh berkembangnya pelaku usaha syariah, pariwisata ramah muslim, dan lembaga pendidikan seperti pondok pesantren,” Papar Kepala Perwakilan BI Kediri, Bapak Yayat Cadarajat.
Dalam sambutannya, Bupati Blitar H. Rijanto menegaskan, pentingnya ekonomi syariah sebagai pilar stabilitas dan kemandirian ekonomi. Ia melihat SYIAR dan FESyar sebagai langkah nyata dalam memperkuat ekosistem halal, keuangan syariah, dan literasi masyarakat
”dengan adanya kegiatan SYIAR dan FESyar dari kantor perwakilan Bank Indonesia Kediri ini, sebagai langkah nyata dalam memperkuat ekosistem halal, keuangan syariah, dan literasi masyarakat.” Ujar H. Rijanto, Bupati Blitar.
Baca Juga : Teks Khutbah Jumat 15 Agustus 2025: Rayakan Kemerdekaan dengan Iman dan Aman
Acara ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga memfasilitasi transaksi bisnis yang signifikan. Dalam business matching, tercatat total pembiayaan syariah mencapai Rp13,68 miliar, ekspor senilai Rp4,087 miliar, dan perdagangan domestik sebesar Rp4 miliar.
Selain itu, Bazar UMKM turut memeriahkan acara dengan 61 pelaku usaha yang berpartisipasi. Masyarakat juga bisa mengunjungi booth perbankan syariah dan pondok pesantren untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
