Pertamina Pastikan Stok dan Distribusi BBM Situbondo Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

29 - Jul - 2025, 01:28

Panic Buying: Masyarakat Situbondo berbondong-bondong mengantre di SPBU Karangasem imbas isu kekosongan BBM, Selasa (29/07/2025). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES - Masyarakat Situbondo diminta untuk tidak terpengaruh isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencuat di wilayah Jember dan sekitarnya. Pertamina memastikan bahwa distribusi BBM untuk Kabupaten Situbondo tetap lancar dan tidak mengalami gangguan.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Wilayah Banyuwangi-Situbondo, Muhammad Salman Alfarisi menegaskan bahwa pasokan BBM ke Situbondo berasal dari wilayah Banyuwangi, bukan dari Jember. Oleh karena itu, distribusi tetap berjalan normal dan tidak terdampak oleh kendala yang terjadi di luar daerah.

Baca Juga : Membedah Kolaborasi Pemkab Blitar dan PT Djarum dalam Budidaya Tembakau Prancak 95

"Masyarakat tidak perlu panik, karena termakan isu terhambatnya stok BBM di Kabupaten Jember. Untuk di Situbondo BBM disuplai dari Banyuwangi, sehingga tidak ada kendala. Sekarang lalu lintas juga tidak macet, jadi tidak perlu panik dengan membeli BBM secara berlebihan," ujar Salman kepada JATIMTIMES, Selasa (29/07/2025).

Ia menjelaskan, antrean panjang yang sempat terjadi di beberapa SPBU di Situbondo lebih disebabkan oleh kepanikan warga setelah mendengar kabar kekosongan BBM di Jember dan Bondowoso. Selain itu, banyak kendaraan dari luar daerah yang ikut mengisi BBM di Situbondo sebelum melanjutkan perjalanan.

"Situbondo sampai saat ini stok BBM-nya aman. Antrian yang ada kemungkinan karena panic buying, selain itu kendaraan dari atau akan menuju ke Bondowoso dan Jember mungkin ikut mengisi BBM di SPBU Situbondo," imbuh Salman.

Menanggapi situasi ini, Pertamina telah melakukan langkah antisipatif dengan menambah suplai BBM ke wilayah Situbondo. Hal ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meski terjadi lonjakan konsumsi.

"Distribusi dari Banyuwangi tetap lancar, tidak ada hambatan. Kita juga sudah lakukan penambahan suplai. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Kalaupun stok sekarang habis besok pasti sudah ada lagi," tegasnya.

Di sisi lain, Kepolisian Resor Situbondo juga turut melakukan pemantauan dan pengamanan di beberapa SPBU untuk menghindari terjadinya kericuhan akibat kepanikan. Kasat Samapta Polres Situbondo, IPTU Rachman Fadli Kurniawan mengatakan pihaknya terus memberikan imbauan kepada masyarakat.

Baca Juga : Komitmen Berantas Peredaran Narkoba, Rutan Situbondo Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Mendadak

"Saat ini kami melakukan pemantauan dan pengamanan di sejumlah SPBU seperti Karangasem, Panji, dan Kotakan. Kami mengantisipasi terjadinya gangguan ketertiban masyarakat akibat antrian panjang," ungkap IPTU Rachman.

Ia membenarkan bahwa terjadi peningkatan antrean di sejumlah SPBU, namun menegaskan bahwa hal itu bukan disebabkan oleh kekosongan BBM di Situbondo. Menurutnya, masyarakat hanya terpengaruh oleh isu dari daerah tetangga.

Untuk mencegah mengantisipasi warga kelelahan, Samapta Polres Situbondo juga sempat membagikan air mineral kepada masyarakat yang mengantri.

"Isu kekosongan BBM di Jember dan Lumajang menyebabkan kepanikan. Tapi Situbondo tidak terdampak karena distribusinya dari Banyuwangi. Kami imbau masyarakat tidak menimbun BBM dan membeli secukupnya saja," pungkasnya.


Topik

Ekonomi, Situbondo, BBM, kelangkaan bbm, pertamina,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette