Israel Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Udara, Respons atas Desakan Dunia

Reporter

Mutmainah J

27 - Jul - 2025, 08:05

Ilustrasi bendera Israel. (Foto: Pixabay)


JATIMTIMES - Di tengah gelombang kritik dari dunia internasional atas memburuknya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, Israel akhirnya menyatakan telah mengirim bantuan melalui jalur udara. Langkah ini sekaligus menjadi respons atas tudingan bahwa Israel sengaja memblokir akses bantuan ke wilayah yang dihuni lebih dari dua juta warga Palestina tersebut.

Dilansir AFP, Minggu (27/7/2025), pengiriman bantuan ini disertai dengan rencana pembukaan koridor kemanusiaan dan jeda tembak di sejumlah titik Gaza. Berikut rangkuman fakta penting dari perkembangan terbaru ini.

Baca Juga : MAN 2 Kota Malang Hadirkan 47 Smart IT Board di Setiap Kelas, Tegaskan Komitmen Digitalisasi

Bantuan Udara: Upaya Meredakan Krisis dan Kritik Global

Melalui kanal Telegram resmi, militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah melakukan pengiriman bantuan kemanusiaan lewat udara ke wilayah Gaza. Disebutkan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen untuk memungkinkan masuknya bantuan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Israel menyebut, aksi ini juga ditujukan untuk “membantah klaim palsu tentang kelaparan yang disengaja di Jalur Gaza.”

Truk-Truk Bantuan Internasional Bergerak dari Mesir

Sebelum pengumuman dari Israel, sejumlah negara seperti Uni Emirat Arab dan Inggris telah lebih dulu menyatakan komitmennya untuk menyalurkan bantuan. Inggris bahkan bekerja sama dengan mitra regional seperti Yordania.

Dilansir Reuters, puluhan truk bantuan dari Mesir mulai bergerak menuju Gaza melalui perlintasan Karam Abu Salem (Kerem Shalom) di wilayah selatan, setelah melintasi perbatasan Rafah.

50 Warga Palestina Dilaporkan Tewas Saat Tunggu Bantuan

Kondisi di lapangan sangat mengkhawatirkan. Menurut keterangan dari badan pertahanan sipil Palestina, lebih dari 50 warga Palestina tewas dalam serangan dan penembakan oleh pasukan Israel. Beberapa korban bahkan dilaporkan tengah menunggu bantuan di dekat pusat distribusi saat insiden terjadi.

Tragedi ini turut menjadi faktor pendorong bagi komunitas internasional untuk menekan Israel membuka akses kemanusiaan.

Blokade Total Sejak Maret, Diringankan pada Mei

Sebagai informasi, Israel sempat memberlakukan blokade total ke Jalur Gaza sejak 2 Maret 2025 usai perundingan gencatan senjata menemui jalan buntu. Blokade ini menyebabkan pasokan makanan, air bersih, dan obat-obatan ke Gaza terhenti sepenuhnya.

Pada akhir Mei 2025, Israel mulai melonggarkan blokade tersebut dengan mengizinkan bantuan masuk secara terbatas.

Baca Juga : Kapan Pengumuman KIP Kuliah 2025? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya

Koridor dan Jeda Kemanusiaan Diumumkan

Kementerian Luar Negeri Israel mengonfirmasi bahwa pihaknya akan menetapkan koridor kemanusiaan untuk memungkinkan konvoi bantuan PBB menyalurkan makanan dan obat-obatan ke Gaza.

Selain itu, jeda kemanusiaan juga diberlakukan di beberapa wilayah Gaza pada Minggu pagi, guna memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan aman.

Saling Tuduh antara Israel dan PBB

Israel menegaskan bahwa mereka telah mengizinkan cukup banyak makanan masuk ke Gaza, namun menuding Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gagal melakukan distribusi secara efektif.

PBB membantah tudingan tersebut, menyatakan bahwa mereka bekerja semaksimal mungkin di bawah tekanan dan pembatasan yang diberlakukan oleh otoritas Israel.

Pengiriman bantuan lewat udara dan pembukaan koridor kemanusiaan oleh Israel diharapkan mampu meringankan krisis kelaparan yang semakin parah di Gaza. Meski begitu, situasi di lapangan menunjukkan bahwa tantangan logistik dan keamanan masih menjadi hambatan besar dalam misi kemanusiaan ini.

Langkah-langkah lanjutan dari komunitas internasional serta komitmen semua pihak masih sangat dibutuhkan untuk mengatasi penderitaan warga sipil di tengah konflik yang berkepanjangan ini.


Topik

Internasional, israel, bantuan udara, desakan internasional,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette