Rekonstruksi Pembunuhan PSK di Losmen Windu, Tersangka Peragakan 35 Adegan

Reporter

Irsya Richa

Editor

A Yahya

24 - Jul - 2025, 02:51

Reka ulang adegan tersangka saat akan masuk ke dalam Losmen Windu Kentjono, Kamis (24/7/2025). (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Polisi bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan rekontruksi kasus pembunuhan terhadap Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial EMF (29) warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang yang ditemukan tak bernyawa di Losmen Windu Kentjono kamar nomor 11 Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (24/7/2025). Totalnya ada 35 adegan yang diperagakan untuk menguji kebenaran keterangan yang diberikan oleh tersangka dan saksi. 

Tersangka berinisial AK alias Ahmad (26) juga didampingi kuasa hukumnya serta saksi-saksi pun hadir dalam rekontruksi tersebut. Rekontruksi ini diperagakan di awali dengan tersangka dan korban masuk sambil menuntun sepeda motor ke dalam Losmen Windu Kentjono. 

Baca Juga : Suami Diduga Bunuh Istri lalu Gantung Diri

“35 adegan ini sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mulai dari kedatangan korban dan tersangka secara bersama sama, dan yang paling di dalam kamar,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukun, AKP Wardi Waluyo. 

Proses rekontruksi adegan terbanyak diperagakan ada di dalam kamar Losmen Windu nomor 11, di mana terjadi unsur pidana pembunuhan. Seluruh adegan pun sesuai dengan BAP. 

“Di situ agak lama ya karena kan perbuatan dilakukan di sana sampai terjadinya pidana meninggalnya seseorang. Kemudian diakhiri dengan pelaku keluar losmen tergesa-gesa dan bertemu saksi,” imbuh Wardi saat di Polsek Sukun. 

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Malang, Su’udi menambahkan dengan reka ulang adegan itu, tersangka memenuhi rumusan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 351 ayat (3) KUHP mengatur tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. “Kaitan pembuktian di persidangan kami yakin sudah terpenuhi melihat rekonstruksi,” ucap Su’udi. 

Ini dikuatkan dengan 3 orang saksi yang melihat penggalan-penggalan dari petunjuk adanya unsur pembunuhan yang dilakukan tersangka. Sebab tidak ada orang lain yang masuk ke dalam kamar nomor 11, dalam rentang waktu tersebut.

“Jadi hanya terdakwa saja satu kamar itu.  Kemudian dalam jeda waktu itu ditemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,” tegas Su’udi. 

Selain itu dalam rekontruksi kasus ini tidak ditemui fakta baru, hanya saja semula ada 33 adegan dengan beberapa tambahan. Yakni adegan korban mendorong tersangka yang membuat merasa kesal.

“Sehingga tersangka mencekik sampai korban hingga lemas hingga tidak berdaya lagi dan meninggal dunia tanpa diketahui oleh tersangka (terdakwah),” Su’udi. 

Baca Juga : Gegodog 1676: Hari Saat Pangeran Purbaya Gugur dan Mataram Terkapar

Untuk diketahui kasus ini bermula saat keduanya sempat kencan sebuah kafe di Kota Malang. Saat berkencan, tersangka yang merupakan warga Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang sempat memberikan uang kepada korban sebesar Rp 200 ribu.

Kemudian mereka berlanjut check-in di Losmen Windu Kentjono. Setelah melakukan hubungan, korban meminta uang tambahan kepada tersangka. Karena tersangka tidak memiliki uang, sehingga terjadi pertengkaran sampai tersangka mencekik korban.

Pelaku tidak mengetahui korban saat ditinggalkan dalam kondisi meninggal dunia. Hanya saja pelaku menyadari korban sudah tidak sadarkan diri dan meninggalkan lokasi tersebut. 

Selang beberapa jam petugas losmen mendapati korban dalam kondisi wajah tertutup bantal. Polisi pun berhasil mengungkap kasus selama kurang lebih lima hari. 

Dari hasil autopsi didapati adanya tindak kekerasan pada korban. Yakni adanya luka cekikan, dibuktikan dengan adanya berhentinya nafas pada tenggorokan. 


Topik

Hukum dan Kriminalitas, Pembunuhan psk, Wardi Waluyo,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette