4.172 CASN Pemprov Jatim Resmi Terima SK, Kepala BKD: Ini Formasi Terbanyak di Indonesia
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
16 - Jul - 2025, 07:24
JATIMTIMES - Sebanyak 4.172 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) tahun 2024 resmi mendapatkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan. Penyerahan SK tersebut dihadirkan langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (16/7/2025) di Graha Unesa, Surabaya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD Jatim Indah Wahyuni merinci, sebanyak 4.172 CASN ini terdiri dari 2.015 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 2.157 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). "Inilah formasi yang terbanyak seluruh Indonesia yang didapatkan oleh Pemprov Jawa Timur," ungkapnya.
Baca Juga : Dari Dunia Tari, Model dan Makeup ke Sekolah Rakyat: Transformasi Rizki Izzah yang Menginspirasi
Perempuan yang akrab disapa Yuyun itu menjelaskan, rangkaian rekrutmen CASN Pemprov Jatim terdiri dari rekrutmen CPNS dan rekrutmen PPPK. Khusus untuk rekrutmen PPPK, terbagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama dan tahap kedua.
Untuk PPPK, terdiri dari beberapa formasi penerimaan. "Yang pertama, PPPK nakes jumlah formasi 1.050, telah lulus seleksi sebanyak 987 orang. Yang kedua, PPPK teknis jumlah formasi 1.242, telah lulus seleksi sebanyak 1.237 orang. Yang ketiga, PPPK guru jumlah formasi 1.044, telah lulus sebanyak 1.021 orang. Serta terdapat 12 orang yang mengalami perubahan," lanjutnya.
Sementara itu, untuk CPNS jumlah formasi yang tersedia sebanyak 2.314, yang lulus seleksi sebanyak 2.157. Yuyun menyebut, terdapat satu orang CPNS yang mengundurkan diri atas nama Rafika Aulia.
"Ini sebenarnya diterima di Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Jadi kalau ini mengundurkan diri, dua tahun berikutnya setiap kali ada penerimaan tidak diperkenankan untuk mengikutinya kembali," paparnya.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa prosesi penyerahan SK CASN dirangkai pula dengan kegiatan tes talent DNA oleh tim ESQ Corporation yang dipimpin oleh Ary Ginanjar Agustian. Yuyun menerangkan, hal ini untuk bertujuan mengidentifikasi potensi dan bakat alami pegawai, membantu individu memahami kekuatan dan kelemahannya, serta memberikan panduan untuk mengembangkan diri yang lebih efektif.
"Tes talent DNA ini juga bertujuan membantu pengambilan keputusan pendidikan karir pengembangan pribadi pegawai dengan lebih cepat. Dan sampai sekarang, total ASN kami yang telah mengikuti talent DNA sebanyak 34.457 pegawai negeri sipil. Ini yang terbanyak di seluruh Indonesia," urainya.
Baca Juga : Tagih Janji di Markas Kaesang, Agus Mulyono Guncang PSI Malang Jelang Pemilihan Ketum
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam kesempatan itu juga menandatangani dokumen Komitmen Manajemen Talenta bersama Kepala BKD Jatim, Ketua Komisi A DPRD Jatim, dan Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya.
Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing. “Langkah ini merupakan bentuk nyata kesungguhan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun sistem pengelolaan SDM berbasis merit,” ujar Khofifah.
Manajemen talenta ini mencakup seluruh jabatan ASN, mulai dari jabatan pelaksana, administrasi, fungsional, hingga jabatan pimpinan tinggi. Sistem ini akan dikembangkan secara terstruktur dan berkelanjutan demi efektivitas birokrasi. Pihaknya berkomitmen mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempertahankan ASN berpotensi tinggi sebagai motor penggerak organisasi.
Khofifah menyatakan bahwa langkah ini menjadi bagian integral dari reformasi birokrasi. “Ini adalah tonggak awal menuju tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” tandasnya.
