Optimistis Produksi Gula Jatim Tahun Ini Capai 1,4 Juta Ton, Wagub Emil: Butuh Kerja Keras

15 - Jul - 2025, 08:07

Sarasehan di Kebun Tebu Jengkol C5, Kediri, Selasa (15/7/2025) dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wagub Jatim Emil Dardak.


JATIMTIMES - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak optimistis produksi gula di Jatim tahun ini bisa mencapai target 1,4 juta ton. Kendati demikian, dia menegaskan bahwa hal tersebut bisa terwujud dengan kerja keras semua pihak.

Demikian disampaikan Emil ketika mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada acara sarasehan di Kebun Tebu Jengkol C5, Kediri, Selasa (15/7/2025). Emil menegaskan, program peningkatan produksi gula di Jawa Timur telah dijalankan sejak 2014 melalui Peraturan Gubernur Nomor 87. Ini sejalan dengan Perpres No. 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula.

Baca Juga : Bukan Mitos, Ini 4 Bahaya Tidur Dekat HP yang Terbukti Ilmiah

“Jawa Timur menyumbang lebih dari separuh produksi gula nasional. Tahun kemarau ini, produksi meningkat hingga 50 persen, mencapai 16,8 juta ton dari 245 ribu hektar areal tebu. Konversinya menjadi 1,27 juta ton gula, namun kita terus optimis karena berdasarkan taksasi awal, Jawa Timur memprediksi produksi gula bisa mencapai 1,4 juta ton. Ini kerja keras semua pihak,” ujarnya.

Emil menambahkan optimis dengan peningkatan produksi gula melihat semangat para petani, BUMN sektor gula, hingga kepala daerah. “Insya Allah, rendemen tinggi bukan lagi hanya milik Thailand atau Australia. Tapi bisa jadi kenyataan di tanah Jawa Timur kita," tambah Emil.

Ia menambahkan, Kabupaten Kediri merupakan daerah penghasil tebu terbesar kedua di Jatim. Produksinya lebih dari 20 ribu hektar areal panen per tahun dan tiga pabrik gula aktif yakni Pesantren Baru, Meritjan, dan Ngadiredjo.

“Jawa Timur siap all out. Semua sumber daya akan kita kerahkan. Kita tahu petani itu butuh solusi konkret, dan konkret itu harus didukung anggaran. Insya Allah kami akan terus bekerja keras bersama Bapak Menteri Pertanian dan seluruh elemen untuk mewujudkan swasembada gula dan petani tebu yang lebih sejahtera," kata Emil

Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pertumbuhan sektor perkebunan berpotensi bisa menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah saat ini bergerak cepat dengan memfokuskan pengembangan pada 14 komoditas perkebunan prioritas, diantaranya tebu, kelapa sawit, kakao, kopi, karet, kelapa, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Komisi E DPRD Jatim Pastikan Kawal Sekolah Rakyat: Jangan Ada Penyimpangan

"Kalau kita hitung, dari 100 ribu hektare lahan bongkaran, hasilnya bisa meningkat dari 4 ton menjadi 8 ton per hektare. Jika Bapak memiliki 15 ribu hektare, maka potensi peningkatannya bisa mencapai 500 ribu ton. Katakanlah minimal 400 ribu ton. Apa artinya? Tahun depan kita berpotensi swasembada gula kristal putih. Bahkan mungkin bisa tercapai tahun ini, namun paling lambat tahun depan,” urainya.

“Selanjutnya, dalam dua hingga tiga tahun ke depan, tahun 2026, 2027, dan 2028, kita targetkan bisa mencapai swasembada gula rafinasi, termasuk untuk kebutuhan industri dan seterusnya," ujar Mentan Amran.


Topik

Pemerintahan, Gula, produksi gula, Jatim, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette