Usai Dinding Roboh, Pedagang Diimbau Tak Jualan di Area Rawan di Pasar Besar

Reporter

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

06 - Jul - 2025, 06:40

Area lantai 3 Pasar Besar Malang yang dindingnya roboh.(Foto: Istimewa).


JATIMTIMES - Para pedagang di Pasar Besar diimbau untuk lebih berhati-hati dalam berjualan. Terutama bagi pedagang yang biasanya menggelar lapaknya atau berjualan di area-area yang dinilai rawan. 

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan, hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari dampak atas kemungkinan terjadinya peristiwa yang tak diinginkan. 

Baca Juga : 7 Rekomendasi Toko Seragam Sekolah di Malang, Lengkap dan Terjangkau Jelang Tahun Ajaran Baru

"Ini imbauan saya untuk para pedagang di seputaran pasar besar itu kalo bisa jangan berjualan di bawah area-area yang rawan," ujar Eko.

Juga menyusul robohnya dinding di lantai 3 Pasar Besar Malang pada pekan lalu. Apalagi, insiden tersebut mengakibatkan seorang pedagang mengalami luka akibat terkena material dinding yang ambrol. 

"Makanya Sudah kami pasang papan pengumuman area yang cukup berbahaya apabila ditempati oleh penjual disana terutama PKL," jelas Eko. 

Dirinya khawatir jika tembok yang rapuh akan menjadi bencana jika menjadi roboh. Hal tersebut tentu akan membahayakan area yang berada di bawah. 

"Nanti menjadi bencana apabila ada tembok yang roboh dan jatuh terutama di area parkir," tutur Eko. 

Baca Juga : Komplotan Remaja Spesialis Pencurian di Pasar Diringkus, Bawa Kapak saat Beraksi

Eko mengatakan, untuk mengantisipasi hal buruk terjadi, pihaknya akan melakukan pembersihan di sejumlah area di Pasar Besar. Baik lantai tiga maupun di lantai 2. 

"Harapan kami di lantai 3 dan lantai 2 akan kami bersihkan karena ini sangat kotor dan rawan sekalin. Kami tidak ada menyediakan tempat lain," jelas Eko. 


Topik

Pemerintahan, pasar besar, pasar besar kota malang, diskopindag kota malang, pemkot malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette