Jadwal Puasa Zulhijah 2025 Lengkap Dengan Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

28 - May - 2025, 06:38

Ilustrasi bulan Dzulhijjah. (Foto: iStock)


JATIMTIMES - Kementerian Agama (Kemenag RI) secara resmi menentukan 1 Zulhijah jatuh pada 28 Mei 2025. Penetapan tersebut menjadi acuan untuk menentukan jadwal puasa Zulhijah 2025.

Diketahui, bulan Zulhijah merupakan bulan ke-12 atau terakhir dalam penanggalan Hijriah. Pada bulan ini, terdapat sejumlah ibadah yang bernilai pahala seperti haji, kurban, dan puasa sunah. 

Baca Juga : Kapan Batas Akhir Potong Kuku dan Rambut Bagi Yang Berkurban? Ini Penjelasannya

Dari ketiga ibadah diatas, ibadah yang paling mudah untuk dilakukan adalah puasa sunah. Puasa pada 10 hari pertama bulan Zulhijah yakni pada tanggal 1-9 Zulhijah mendatangkan amalan bagi yang melaksanakannya. Sesuai dengan hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan:

"Tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh melebihi sepuluh hari pertama Zulhijah." (HR. Bukhari). 

Namun dalam pelaksanaannya tidak bisa sembarangan. Sebab ada jadwal tersendiri bagi puasa sunah sebelum Idul Adha tiba. 

Jadwal Lengkap Puasa Zulhijah 2025

Puasa Zulhijah 2025 terdiri dari puasa 9 hari sebelum Idul Adha. Ini jadwal lengkapnya:

• Puasa 9 Hari Zulhijah: 28 Mei-5 Juni 2025

• Puasa Tarwiyah: 4 Juni 2025

• Puasa Arafah: 5 Juni 2025.

Setiap puasa, memiliki waktu pelaksanaan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan lengkapnya. 

1. Puasa 9 Hari Sebelum Idul Adha

Dilansir laman NU Online, Syekh Zakaria al-Anshari dalam Asna al-Mathalib mengatakan pada tanggal 1 hingga 9 Zulhijah disunnahkan untuk berpuasa. Untuk tanggal 1 sampai 7 disunnahkan bagi umat Islam baik yang berhaji ataupun tidak.

Sementara tanggal 8 atau pada Hari Tarwiyah dan hari Arafah di tanggal 9 hanya disunnahkan bagi yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Apabila yang berhaji melakukan dua puasa tersebut maka hukumnya khilaful aula atau menyalahi yang lebih utama. Bahkan Iman An-Nawawi menyebutnya makruh.

Untuk pelaksanaan puasa 9 hari Zulhijah ini sama seperti puasa pada umumnya. Niat puasa dilakukan pada malam hari atau sejak terbenam matahari hingga terbit fajar. Adapun bacaan niatnya sebagai berikut:

Niat Puasa 9 Hari Sebelum Idul Adha

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta'âlâ."

Apabila lupa niat puasa pada malam hari, umat Islam boleh membacanya ketika saat siang hari yakni dari pagi hingga sebelum matahari tergelincir atau waktu zuhur. Adapun bacaan niatnya sebagai berikut:

Niat Puasa di Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta'âlâ."

2. Puasa Tarwiyah

Dijelaskan sedikit di atas, puasa tarwiyah merupakan bagian dari puasa 9 hari Zulhijah. Puasa ini merupakan awal dari rangkaian ibadah haji. Para jemaah mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan wukuf di Arafah. Sementara umat Islam yang tidak berhaji dapat menjalankan ibadah puasa ini.

Baca Juga : Hasil Sidang Isbat Kemenag, 1 Dzulhijjah 1446 Jatuh 28 Mei, Iduladha 2025 pada 6 Juni 2025

Hukum melaksanakan puasa tarwiyah adalah sunnah. Kesunahannya secara khusus dijelaskan Imam Syafi'i. Berikut bacaan niat puasa tarwiyah:

Niat Puasa Malam Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta'âlâ."

Niat Puasa Siang Hari Jika Lupa

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunah Tarwiyah hari ini karena Allah ta'âlâ."

3. Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, sehari sebelum Idul Adha. Dalam sebuah hadis dijelaskan keutamaan puasa ini bisa menghapus dosa satu tahun yang telah lepas dan akan datang. Seperti ini bunyi hadisnya:

"Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang. Dan puasa asyura (10 Muharram) menghapus dosa setahun yang lepas," (HR. Muslim).

Pelaksanaan puasa ini sama seperti puasa pada umumnya. Namun berbeda dalam redaksi niat. Berikut ini bacaan niatnya:

Niat Puasa Malam Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta'âlâ."

Niat Puasa Siang Hari Jika Lupa

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah hari ini karena Allah ta'âlâ."

Demikian penjelasan lengkap mengenai jadwal puasa Zulhijah 1446 Hijriah yang bisa dilakukan oleh sobat JatimTIMES mulai hari ini. Semoga bermanfaat! 


Topik

Agama, Idul Adha, puasa sunah, puasa zulhijah,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette