Ratusan Sopir Angkot di Kota Batu Tunggu Pencairan Insentif Lebaran

Reporter

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

23 - Mar - 2025, 10:02

Para sopir angkutan kota di Kota Batu berharap ada insentif lebaran yang diberikan pemerintah.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Menjelang Idulfitri 2025, ratusan sopir angkutan kota (Angkot) di Kota Batu tengah menunggu insentif lebaran. Para sopir berharap insentif tersebut dapat membantu membiayai kebutuhan Lebaran.

Menurut Wakil Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batu, M Zainal Huda, insentif Lebaran sangat diharapkan oleh para sopir. Pasalnya, saat ini kondisi penumpang angkot cenderung sepi dan tidak bisa diandalkan lagi.

Baca Juga : Sosialisasi Hasil Muktamar PKB: Kader Fraksi Tak Loyal Bakal di PAW, Ketua DPC di Jatim Turut Jadi Sasaran

Kendati begitu, belum ada tanda-tanda pencairan hingga hari ini, Minggu (23/3/2025). Dikatakannya, insentif itu biasanya diberikan setiap tahun jelang Idulfitri. Besarannya sekitar Rp600 ribu per orang.

"Kalau sekarang angkot sepi. Sudah tidak bisa diandalkan lagi. Kalau ada Insentif itu akan sangat membantu para sopir sedikit menikmati kebahagiaan di momen Lebaran," ucap Zainal, Minggu (23/3/2025).

Ia menyebut, sayangnya tidak semua sopir akan menerima insentif tersebut karena pemerintah hanya akan memberikan kepada sopir yang merupakan warga asli Kota Batu.Padahal, lanjut dia, 25 persen sopir bukan warga Kota Batu.

Penerima harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syaratnya. Menurut Zainal, uang insentif tersebut bisa digunakan untuk keperluan, misalnya membeli baju anak.

"Di terminal ada 250 sopir angkot. Artinya hanya sekitar 188 sopir saja yang berhak menerima insentif Lebaran," imbuhnya. Dari jumlah tersebut, diperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp 112,8 juta. 

Baca Juga : Ahli Kanker Ungkap 5 Gejala yang Muncul Saat Malam Hari, Jangan Sepelekan! 

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu Hari Juni Susanto memperkirakan insentif itu akan cair pekan depan.

"Saat ini kami masih melakukan verifikasi data," singkat Hari.


Topik

Pemerintahan, Idulfitri, m Zainal huda,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette