Operasi Katarak Gratis di Situbondo Ditargetkan Lampaui 240 Pasien, Mas Rio Dorong Program Digelar Berkala

21 - Jul - 2026, 11:59

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat menghadiri kegiatan operasi katarak gratis di Kabupaten Situbondo, Selasa (21/7/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten Situbondo kembali menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bekerja sama dengan John Fawcett Foundation (JFF), Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan gangguan penglihatan akibat katarak.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio menegaskan, program operasi katarak gratis harus menjadi agenda pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut akan selalu ada sehingga tidak boleh berhenti hanya karena pergantian kepemimpinan daerah.

Baca Juga : Diduga Akibat Korsleting Listrik Rumah Dinas PUSDA di Situbondo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

Mas Rio menjelaskan, pemerintah daerah terus memperbarui pendataan masyarakat yang mengalami katarak hingga ke pelosok desa. Sebab, setiap tahun selalu muncul pasien baru yang membutuhkan tindakan operasi.

"Yang penting bukan tinggi atau rendahnya jumlah penderita, tetapi bagaimana pemerintah terus meng-update data sampai ke desa-desa dan menyebarluaskan informasi agar masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan layanan," ujar Mas Rio.

Menurut Mas Rio, program yang dikenal dengan nama Soca Tera telah lama dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut tetap dilanjutkan oleh siapa pun yang memimpin Kabupaten Situbondo di masa mendatang.

"Ini bukan program yang boleh berhenti. Masyarakat membutuhkan layanan ini, sehingga harus terus dilanjutkan," tegasnya.

Mas Rio juga mengaku telah menyampaikan keinginannya kepada penyelenggara agar operasi katarak gratis dapat dilaksanakan lebih dari satu kali dalam setahun. Ia berharap cakupan pelayanan dapat diperluas sehingga semakin banyak warga yang terbantu.

Sementara itu, Manajer John Fawcett Foundation (JFF), I Nyoman Wardhana, menjelaskan pihaknya menerjunkan 24 tenaga paramedis dan enam dokter spesialis mata yang berasal dari rumah sakit di Situbondo serta Perdami Jawa Timur untuk mendukung pelaksanaan bakti sosial tersebut.

"Selama empat hari pelaksanaan, tim JFF menargetkan dapat melakukan operasi terhadap lebih dari 240 pasien. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata mencapai sekitar 200 pasien," ujar Nyoman.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Serahkan Klaim Jaminan Kematian Rp42 Juta kepada Ahli Waris Juru Parkir

Selain operasi katarak, JFF juga menargetkan pemeriksaan kesehatan mata terhadap sekitar 2.000 warga, dengan target sekitar 500 orang setiap hari. Pada hari terakhir kegiatan, tim medis juga akan menggelar school screening atau pemeriksaan kesehatan mata bagi siswa di dua sekolah dasar di Situbondo.

Nyoman menambahkan, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam setiap rangkaian kegiatan. Pasien yang menjalani operasi akan mendapatkan penjelasan mengenai proses tindakan medis, perawatan pascaoperasi, hingga upaya menjaga kesehatan mata agar hasil operasi tetap optimal.

Ia juga mengatakan, JFF siap mendukung pelaksanaan operasi katarak gratis di Situbondo sebanyak dua hingga tiga kali dalam setahun. Namun, pelaksanaan program tersebut tetap menyesuaikan kebijakan dan dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Situbondo.

"Tahun ini merupakan tahap pertama. Jika Pemerintah Kabupaten Situbondo menghendaki tahap berikutnya, kami siap mendukung. Semangat kami sama, yakni membantu semakin banyak masyarakat mendapatkan kembali penglihatannya melalui operasi katarak gratis," pungkas Nyoman.


Topik

Kesehatan, situbondo, yusuf rio wahyu prayogo, mas rio, operasi katarak, jff,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette