9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Istanbul, Mengaku Ditendang hingga Disetrum Saat Ditahan Israel

22 - May - 2026, 08:39

Para relawan WNI yang telah bebas usai ditangkap tentara Israel. (Foto @menluri)


JATIMTIMES - Sorotan terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 kembali mencuat setelah sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan Israel akhirnya tiba di Istanbul, Turki. Meski selamat, para relawan mengaku mengalami tindakan kekerasan selama menjalani penahanan.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul memastikan para relawan berada dalam kondisi sehat meski mengalami perlakuan kekerasan selama masa penahanan.

Baca Juga : Dinsos Kota Malang Turun Tangan Dampingi Pelajar Korban Persetubuhan Driver Ojol

Kepala Perwakilan KJRI Istanbul, Darianto Harsono, mengatakan pihaknya kini tengah mendampingi seluruh WNI sebelum dipulangkan ke Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF (Global Sumud Flotilla), telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat,” ujar Darianto Harsono dalam video yang diunggah Menteri Luar Negeri RI Sugiono melalui akun Instagram resminya, Jumat (22/5/2026).

Meski telah selamat tiba di Turki, Darianto mengungkapkan para relawan mengalami kekerasan fisik selama ditahan. Beberapa di antaranya disebut mengalami pemukulan hingga penyetruman.

“Walaupun mereka selama tiga-empat hari mengalami kekerasan fisik; ada yang ditendang, dipukul, ataupun disetrum,” jelasnya.

Saat ini, pemerintah Indonesia melalui KJRI Istanbul terus mengupayakan proses pemulangan sembilan relawan tersebut agar dapat segera kembali ke Tanah Air.

“Nanti kami akan mengupayakan kepulangan saudara-saudara kita ke Tanah Air dalam kesempatan pertama,” sambung Darianto.

Diketahui, sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2.0 tiba di Istanbul pada Kamis (21/5/2026) waktu setempat menggunakan pesawat yang disewa oleh otoritas Turki.

Baca Juga : 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Bebas dari Tahanan Israel, Segera Dipulangkan

Setibanya di Istanbul, para relawan juga sempat melakukan panggilan video dengan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono. Dalam keterangannya, Sugiono memastikan pemerintah Indonesia terus memantau dan mengawal proses pemulangan seluruh WNI tersebut.

“Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan 9 relawan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0. Saya juga senang dapat berkomunikasi langsung dengan teman-teman para relawan melalui video call,” kata Sugiono.

Ia menegaskan pemerintah akan memastikan seluruh proses kepulangan berjalan lancar dan para relawan bisa segera berkumpul kembali dengan keluarga mereka di Indonesia.

“Pemerintah Indonesia akan terus memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar dan dapat tiba kembali dengan selamat serta sesegera mungkin,” tambahnya.

Sebelumnya, para relawan Global Sumud Flotilla 2.0 diketahui menjalankan misi kemanusiaan untuk Gaza sebelum akhirnya ditangkap oleh otoritas Israel di perairan internasional.


Topik

Internasional, Indonesia, Israel, Global Sumud Flotilla, Pembebasan Aktivis, Awak Kapal, hukum internasional,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette