SMSI Gandeng MKKS SMP Kabupaten Ngawi Gelar Workshop Jurnalistik Bersama Pelajar SMP

Reporter

Heri Sumaryanto

Editor

A Yahya

25 - Feb - 2025, 10:59

Workshop jurnalistik bersama pelajar SMP di gedung kesenian kabupaten ngawi.(foto Hery for JatimTimes)


JATIMTIMES- Kemajuan teknologi dan maraknya penggunaan media sosial juga rentan membawa dampak negatif bagi remaja dan pelajar. Bahkan juga dapat membawa implikasi hukum bagi pelanggarnya. 

Menyadari hal ini, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)  Kabupaten Ngawi bekerja sama dengan Pemkab Ngawi serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kabupaten Ngawi, menggelar workshop jurnalistik bagi pelajar SMP. 

Baca Juga : Komitmen Beri Perlindungan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Perangkat RT/RW Banyuwangi

Workshop Jurnalistik Jurus Jitu Aman Bermedia Sosial itu digelar di Gedung Kesenian, Senin (24/2/2025). Workshop ini dibuka Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko dan dihadiri perwakilan Forkompimda setempat.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengapresiasi dan mendukung kegiatan SMSI sebagai bagian dari upaya menangkal pengaruh buruk kemajuan teknologi informasi di era digital ini. 

"Ruang digital ini ada berbagai kegiatan, ada jurnalistiknya juga, ada media sosialnya, dampak negatif yang ada jelas harus ada filter," terang Dwi Riyanto Jatmiko 

Ketua SMSI Kabupaten Ngawi, Kundari Pri Susanti, menegaskan bijak dalam menggunakan media sosial, sudah harus dipahami sejak dini.

Pemahaman itu semestinya terdukung dengan makin giat membudayakan literasi dan meningkatkan minat baca bagi generasi muda. 

"Teknologi yang makin canggih juga mendukung sebaran informasi beredar di masyarakat. Tak jarang  yang disebarkan itu mengandung ujaran kebencian atau informasi hoax, yang bisa berujung sanksi hukum," ujarnya.

Workshop itu juga menghadirkan pembicara dari Polres yakni Iptu Dian Ambarwati. Iptu Dian yang juga Kabid Humas Polres Ngawi,  meminta agar siswa hati-hati saat menerima maupun menyebarkan kembali informasi. 

Baca Juga : 38 Badan Usaha di Banyuwangi dan Situbondo Kena Tegur, Ini Langkah BPJS Ketenagakerjaan

"Jangan sampai nanti malah kena jerat hukum dengan UU ITE," ungkap Iptu Dian. 

Tarmuji, pemateri yang juga Sekretaris SMSI Jawa Timur, berpesan agar siswa lebih bijak dalam bermedia sosial dan  memiliki keberanian untuk bisa berkarya positif. 

"Konsisten dalam membuat konten-konten positif tentang diri kalian itu dapat disebut branding," ungkapnya. 

Selain mendorong adanya karya kreatif siswa di ruang-ruang digital, Tarmuji juga menyarankan agar para pelajar fokus pada cita-cita dan tidak takut mencoba hal baru yang bermanfaat.


Topik

Peristiwa, Smsi kabupaten Ngawi, kundari tri susanti, Dwi Rianto jatmiko,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette