Sukatani Kembali Muncul: Kami Tetap Kuat
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
23 - Feb - 2025, 10:21
JATIMTIMES - Setelah sempat menghilang dari publik, band punk Sukatani akhirnya kembali muncul dengan memberikan pernyataan terbaru. Sebelumnya, mereka mengunggah video permintaan maaf kepada institusi Polri terkait lagu "Bayar Bayar Bayar" yang viral, serta mencabut lagu tersebut dari peredaran.
Dalam unggahan terbaru di Instagram Story akun resmi mereka, @sukatani.band, dua personel Sukatani mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan solidaritas yang mereka terima dari berbagai pihak selama beberapa hari terakhir.
Baca Juga : 146 Gempa Bumi Terjadi di Jatim dan Sekitarnya Jelang Akhir Februari
"Hallo teman-teman, kami dari Sukatani mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan oleh semua pihak selama beberapa hari ini. Kami sangat menghargai solidaritas dari kawan-kawan sehingga membuat kami tetap kuat," tulis mereka.
Mereka juga memastikan bahwa kondisi mereka saat ini sudah lebih baik dan berada di lingkungan yang lebih aman. "Kami juga ingin mengabarkan bahwa kondisi kami sudah membaik dan berada pada ruang yang lebih aman," tambah Sukatani.
Sukatani Cabut Kuasa Hukum
Selain itu, Sukatani juga mengumumkan keputusan untuk mencabut kuasa hukum Tomi Gumilang dari Sitomgum Law Firm yang sebelumnya menangani kasus mereka. "Kami ingin menginformasikan bahwa kami juga sudah mencabut kuasa dari Tomi Gumilang (Sitomgum Law Firm). Love you all," tulis mereka dalam pernyataan yang sama.
Sebelumnya, Sukatani membuat permintaan maaf terbuka kepada Kapolri dan institusi Polri terkait lagu "Bayar Bayar Bayar" yang sempat viral di media sosial. Lagu tersebut mengandung lirik yang menyebutkan "bayar polisi," yang kemudian menimbulkan kontroversi. Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh dua personelnya, Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel, melalui akun resmi band pada Kamis (20/2).
"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul 'Bayar Bayar Bayar' yang liriknya 'bayar polisi' yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial," ujar Alectroguy dalam pernyataan videonya.
Kritik untuk Oknum Polisi
Mereka menegaskan bahwa lagu itu sebenarnya diciptakan sebagai kritik terhadap oknum polisi yang melanggar aturan, bukan institusi Polri secara keseluruhan. Namun, karena adanya kesalahpahaman yang muncul akibat lirik "bayar polisi," mereka akhirnya memutuskan untuk menarik lagu tersebut dari semua platform digital.
"Sebenarnya lagu itu saya ciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan," jelas Alectroguy.
Baca Juga : RSUD Besuki Diduga Teledor, Tenaga Medis Berisiko Terinfeksi Penyakit Menular
"Saya telah mencabut dan menarik lagu ciptaan kami yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar', lirik lagu 'bayar polisi'," tambahnya.
Selain menarik lagu dari peredaran, Syifa dan Novi juga mengimbau para netizen untuk menghapus serta tidak lagi menggunakan lagu "Bayar Bayar Bayar" sebagai latar musik dalam video mereka. Mereka menegaskan bahwa segala risiko yang muncul dari penggunaan lagu tersebut di masa mendatang bukan lagi tanggung jawab mereka.
"Dengan ini, saya mengimbau ke semua pengguna akun media sosial yang telah memiliki lagu kami dengan judul 'Bayar Bayar Bayar'... dan menarik semua video menggunakan lagu kami dengan judul 'Bayar Bayar Bayar'," ungkap Syifa.
"Karena apabila ada risiko di kemudian hari, sudah bukan tanggung jawab kami dari band Sukatani," tegasnya.
Dengan pernyataan terbaru ini, Sukatani tampaknya ingin menutup polemik yang sempat terjadi dan memastikan bahwa mereka tetap dalam kondisi baik serta mendapat dukungan dari banyak pihak.
