Optimalisasi Dana Cukai, Disnaker PMPTSP Latih Pencari Kerja di Bidang Desain Multimedia
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Yunan Helmy
05 - Sep - 2024, 10:24
JATIMTIMES - Seiring dengan perkembangan pesat industri 4.0, kebutuhan akan desainer multimedia yang mampu menciptakan konten kreatif semakin meningkat. Desainer multimedia menjadi salah satu ujung tombak dalam berbagai bidang seperti kampanye, promosi, dan periklanan.
Menanggapi hal ini, Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang mengadakan pelatihan desain multimedia bagi para pencari kerja. Pelatihan ini digelar selama enam hari, mulai Senin hingga Sabtu, 2-7 September 2024, di Hotel Pelangi, Kota Malang.
Baca Juga : Bupati Sanusi Resmikan Bendung Torongjingkat dan Jaringan Irigasi di Desa Ngabab Pujon
Menurut Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang Arif Tri Sastyawan S.STP MSi, pihaknya ingin memberikan bekal keterampilan praktis kepada para pencari kerja agar mereka siap menghadapi era digital yang semakin maju. "Dengan melihat pesatnya perkembangan dunia digital, kami ingin mempersiapkan para pencaker (pencari kerja) dengan keterampilan desainer multimedia melalui pelatihan yang mencakup teori dan praktik," jelas Arif.

Momen para pencari kerja saat melakukan pelatihan desain multimedia. (Foto: istimewa)
Arif juga berharap agar para peserta pelatihan tidak hanya berorientasi pada pekerjaan sebagai karyawan, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha di bidang multimedia. "Harapannya, peserta tidak hanya menjadi pekerja, tetapi bisa mengembangkan potensi kewirausahaan mereka di bidang desain multimedia. Dengan begitu, mereka bisa membangun bisnis sendiri," ujarnya.
Pelatihan yang dibiayai oleh dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) ini diikuti oleh 45 orang pencari kerja. Para peserta akan mendapatkan beragam materi yang tidak hanya terbatas pada teknik multimedia, tetapi juga mencakup keamanan data, kualitas produk, serta cara membangun hubungan dengan klien. Selain itu, peserta diwajibkan mengikuti uji sertifikasi kompetensi pada akhir pelatihan.

Foto bersama Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang bersama pemateri dan peserta pelatihan. (Foto: istimewa)
Baca Juga : Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Dibangun Sepanjang 31 Kilometer Lebar 11 Meter Mulai Digarap
Disnaker PMPTSP rutin mengadakan pelatihan serupa setiap tahunnya untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja. Pada tahun 2024 ini, ada delapan pelatihan yang diselenggarakan, termasuk pelatihan administrasi perkantoran, tata kecantikan rambut, hantaran, konten kreator, kesehatan tradisional, teknisi telepon seluler, terapis kecantikan spa, dan desainer multimedia. Pelatihan-pelatihan ini didanai oleh APBD dan DBHCHT.
"Berbagai pelatihan ini bertujuan untuk menurunkan angka pengangguran serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," tambah Arif.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Malang Iwan Kurniawan ST MM menegaskan pentingnya pemanfaatan DBHCHT untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan yang diadakan oleh Disnaker PMPTSP. "Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan transfer pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan secara mandiri dalam dunia wirausaha," tutup Iwan.
