Kepala DPU Pengairan Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo: Pemimpin Sejati yang Tak Takut Kotor
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
Dede Nana
22 - Jun - 2024, 03:52
JATIMTIMES - Sosok Dr Guntur Priambodo Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi menjadi pusat perhatian di tengah hiruk-pikuk pelaksanaan program kegiatan penggelontoran waled di Saluran Sekunder Glagahagung, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (13/6/2024) lalu.
Pejabat yang biasa menghabiskan waktu di balik meja kerja ini, kini berada paling depan dan sigap di bawah sinar matahari, memimpin langsung upaya pemeliharaan saluran irigasi dengan nyemplung bersama anggota Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (GHIPPA) KorSDA Bangorejo.
Baca Juga : Tanggap Darurat, Dinas PU Pengairan Banyuwangi Gerak Cepat Tepat Tangani Kerusakan Saluran Irigasi
Penggemar dan mania olahraga balap sepeda itu terlihat bersemangat mengayunkan cangkul, mengangkat sedimen lumpur demi memastikan saluran mampu irigasi berfungsi optimal.
"Kegiatan penggelontoran waled ini sangat penting untuk menjaga agar saluran irigasi tetap dalam kondisi optimal. Dengan membersihkan saluran secara berkala, kita dapat memastikan aliran air irigasi lancar. Sehingga kebutuhan air untuk pertanian dapat terpenuhi. Petani berkah dan makmur," ujar Guntur.
Di sela-sela pelaksanaan program kegiatan tersebut, Guntur tidak lupa mendengarkan aspirasi dan harapan para petani. Menurutnya, setiap masukan dari petani adalah emas baginya.
Bahkan dia tidak jarang terlibat aktif berdialog, menampung keluhan dan mencatat saran perbaikan sistem irigasi. "Masukan langsung dari mereka yang merasakan adalah kompas bagi kebijakan kami," tambahnya.
Baca Juga : Pilkada Jatim 2024: PDIP Pertimbangkan Tri Rismaharini dan Pramono Anung
Kepemimpinan Guntur yang hands-on menginspirasi semua yang hadir. Dia membuktikan bahwa seorang pemimpin sejati mampu menjadi contoh dan teladan, tidak takut kotor dan tidak segan berkeringat demi rakyatnya.
"Bergotong royong, guyub bareng, berinteraksi langsung dengan petani dan mendengarkan aspirasi petani guna meningkatkan kualitas sistem irigasi," pungkasnya.
