Grebeg Pancasila dan Pawai Lentera: Kota Blitar Bersinar Terang dengan Semangat Nasionalisme
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
01 - Jun - 2024, 03:44
JATIMTIMES - Kemeriahan kirab Bedhol Pusaka dan pawai lentera di Kota Blitar benar-benar menghidupkan semangat nasionalisme warga pada malam peringatan Hari Lahirnya Pancasila. Dimulai dari Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno, prosesi yang penuh haru ini membawa pusaka lambang Pancasila, bendera merah putih dan teks UUD 1945 melewati jalan-jalan utama kota.
Para pembawa pusaka, dengan wajah yang mencerminkan kebanggaan dan penghormatan kepada sang penggali nilai-nilai Pancasila, memulai perjalanan dari tempat bersejarah ini. Istana Gebang, yang menjadi titik awal kirab adalah saksi bisu dari masa kecil Bung Karno, tempat di mana sang proklamator pernah menghabiskan waktu dan mengembangkan pemikiran-pemikiran besar yang kemudian menjadi dasar negara kita. Suasana haru terasa begitu kental saat para pembawa pusaka memulai langkah mereka, membawa simbol-simbol yang begitu sakral bagi bangsa ini.
Baca Juga : Graha Bangunan Gelar Spesial Event Alat Pertukangan RYU: Diskon dan Promo Menarik Akhir Pekan Ini
Para peserta kirab, yang berasal dari berbagai instansi seperti OPD, sekolah, perguruan tinggi, serta organisasi masyarakat, turut menyemarakkan acara dengan semangat yang menggelora. Mereka mengenakan atribut bertemakan Pancasila, menciptakan pemandangan yang penuh warna dan makna. Setiap peserta seolah menegaskan kembali pentingnya ideologi bangsa ini, membawa pesan-pesan moral yang mendalam melalui pakaian dan aksesoris yang mereka kenakan.
Di sepanjang rute kirab, ribuan warga Kota Blitar tumpah ruah, memadati setiap sudut jalan dengan antusiasme tinggi. Kota Blitar malam itu tampak terang benderang oleh sinar lentera yang dibawa dalam pawai. Sinar tersebut seolah melambangkan pancaran nilai-nilai Pancasila yang mempesona di bumi Bung Karno. Gemerlap lentera menyinari malam, menciptakan pemandangan yang begitu memukau dan mengharukan.
Kemeriahan kirab ini tidak hanya dirasakan oleh para peserta, tetapi juga oleh masyarakat yang menyaksikan. Anak-anak hingga orang dewasa tampak bersemangat, menikmati setiap momen yang disuguhkan. Mereka membawa keluarga, mengabadikan setiap momen dengan kamera ponsel, dan bersorak-sorai saat iring-iringan kirab melintas.
Seorang penonton, Wati (45), mengungkapkan kebanggaannya. "Saya sangat terharu melihat semangat warga Kota Blitar. Kirab ini tidak hanya meriah, tapi juga sarat dengan nilai-nilai kebangsaan. Semoga tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi kebanggaan kita semua,” ucap Wati...