Pj Wali Kota Batu Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2023, Pendapatan dan Realisasi Belanja Meningkat
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
A Yahya
01 - Jun - 2024, 12:20
JATIMTIMES - Hingga akhir tahun 2023, pendapatan daerah Kota Batu meningkat 4,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Realisasi belanja anggaran juga diketahui lebih tinggi dibandingkan tahun 2022. Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai dalam Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Laporan Pertanggungjawaban APBD 2023, Jumat (31/5/2024).
Aries memaparkan bahwa beberapa capaian mampu diraih oleh Pemerintah Kota Batu bersama DPRD selama tahun anggaran 2023. Di antaranya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait dengan laporan keuangan daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Baca Juga : Pemkab Malang Dekatkan Layanan kepada Masyarakat Melalui Subuh Keliling
Selain itu, sejumlah catatan juga muncul sebagai bahan evaluasi pemerintahan. Seperti halnya regulasi pengelolaan keuangan daerah tahun lalu yang belum lengkap dan mutakhir. Lalu BUMD bermasalah, hingga penatausahaan aset-aset daerah yang masih belum maksimal.
Aries menyampaikan, pada APBD 2023 di sisi pendapatan daerah telah mengalami peningkatan. Yakni dari yang ditargetkan sebesar Rp1,050 Triliun, terealisasi sebesar Rp 1,048 Triliun.
"Tercapai sebesar 99,81 persen. Berdasarkan ini, maka terdapat peningkatan realisasi sebesar 4,39 persen dibandingkan dengan Tahun 2022 atau mengalami peningkatan sebesar Rp44.06 Miliar," jelas Aries kepada JatimTIMES, Jumat (31/5/2024) sore.
Anggaran pendapatan itu diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbagai sektor, pendapatan transfer, hingga pendapatan lain yang sah. Sementara pada sisi belanja daerah, mencapai 85,23 persen dari totaI plafon anggaran sebesar Rpl,303 Triliun. Yakni terealisasi sebesar Rp1,110 Triliun. "Belanja dengan realisasi lebih besar jika dibandingkan dengan presentase realisasi belanja pada tahun 2022 yaitu 83,03 persen," kata dia.
Baca Juga : Jika Tak Kooperatif, DPRD Kota Malang Bakal Minta Bantuan Polisi untuk Panggil Manejemen Malang Plaza
Meski menunjukkan capaian positif, Pj Wali Kota Batu juga menyampaikan masih ada sisa lebih anggaran atau SILPA. Yang mana, dari perhitungan selisih realisasi pendapatan daerah dengan belanja dan transfer daerah tahun anggaran berjalan, ditambah nilai bersih (netto) pembiayaan daerah, SiLPA Pemerintah Kota Batu per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp190,52 Miliar.
Dikatakan, selanjutnya Raperda Pertanggungjawaban APBD tersebut bakal dicermati DPRD oleh masing-masing komisi. Selanjutnya, dewan akan memberikan saran dan masukan untuk pengelolaan dan kinerja kedepan. "Ini adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab kepala daerah setiap pergantian tahun anggaran. Sebelum tindak lanjut di RPAPBD 2025 maka harus melengkapi dengan pertanggungjawaban ini dulu," terang Aries.
