Mulai Hari Tanpa Bayangan, Intensitas Hujan di Wilayah Jatim Berkurang, 28 Ferbuari 

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

28 - Feb - 2024, 02:29

Ilustrasi hujan yang intensitasnya mulai berkurang di wilayah Jawa Timur, 28 Februari 2024. (Foto: istimewa)


JATIMTIMES - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan intensitas hujan pada hari ini, Rabu (28/2/2024) mulai berkurang di Jawa Timur. Pasalnya mulai Rabu, 28 Februari, wilayah Jawa Timur mengalami Hari Tanpa Bayangan selama 4 hari hingga Sabtu (2/3/2024) mendatang. 

Saat terjadi hari tanpa bayangan, suhu udara di Jatim relatif panas pada siang hari. Sebab fenomena kulminasi ini terjadi ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.  

Baca Juga : Mengenal Christmas Island, Pulau Dekat Indonesia yang Dihuni Mayoritas Muslim

Meski begitu, ada beberapa wilayah yang masih diprakirakan mengalami hujan lebat, disertai angin kencang dan bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi. "Prakiraan berlaku mulai pukul 07.00 WIB, 28 Februari hingga pukul 07.00 WIB, 29 Februari 2024," bunyi laporan dari BMKG Juanda. 

Oleh karenanya, BMKG Juanda meminta agar masyarakat memastikan saluran pembuangan air di lingkungan rumah tidak mampet, biar tidak menimbulkan genangan hingga banjir. 

Berdasarkan laporan BMKG, dampak yang bisa terjadi akibat dari hujan lebat yang mengguyur kawasan di Jawa Timur ada beragam. Seperti jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi, terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah. 

"Volume aliran sungai meningkat atau banijir hingga aliran banjir berbahaya dan mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah," tulis akun Instagram resmi @infobmkgjuanda. 

Dalam matriks risiko yang dipaparkan BMKG Juanda, tingkat kemungkinan adanya hujan lebat berada di posisi tinggi. BMKG juga memprediksi adanya dampak hujan berada di katagori waspada (kuning) dan berada di level sedang. 

BMKG Juanda juga meminta agar masyarakat berhati-hati jika sedang beraktivitas di luar rumah. Selain itu, diharapkan terus memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial terkait informasi hujan lebat. 

"Mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan, tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan," imbau BMKG Juanda. 

Sejumlah daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga bencana hidrometeorologi, adalah sebagai berikut: 

MALANG : Tumpang, Jabung, Pakis, Pujon, Ngantang, Kasembon 

PASURUAN : Kejayan, Wonorejo, Kraton 

PONOROGO : Sooko 

TRENGGALEK : Bendungan 

Demikian wilayah di Jawa Timur yang diprediksi waspada mengamali hujan lebat berdampak. BMKG Juanda juga merinci prakiraan hujan berdasarkan waktunya, yakni siang-sore hari pada Rabu (28/2/2024). Berikut ini rinciannya: 

SORE HARI

Baca Juga : Relawan dan Pendonor Darah Menurun, Begini Tanggapan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat

Di wilayah Surabaya, Kota Mojokerto, Kab. Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Trenggalek, Kab. Blitar, Kab. Kediri, Kab. Malang, Batu, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso dan Situbondo.

Demikian beberapa wilayah di Jawa Timur yang pada Rabu, 28 Februari 2024 diprakirakan BMKG Juanda mengalami hujan lebat, petir, angin kencang sesaat hingga bencana hidrometeorologi. Tetap waspada ya guys! 


Topik

Peristiwa, bmkg juanda, hari tanpa bayangan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette