Apa itu Nawacita? Tugas yang Disebut Ahok Diberikan PDIP Untuk Jokowi
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
08 - Feb - 2024, 09:21
JATIMTIMES - Politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok telah menjadi sorotan publik usai mempertanyakan kinerja dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan juga Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Usai pernyataannya viral, kini Ahok menyinggung soal tugas Jokowi yang diberitakan PDIP. "Ini soal Nawacita," kata Ahok kepada, Kamis (8/2/2024), dikutip dari detikcom.
Baca Juga : Mengapa GB WhatsApp Semakin Populer? Analisis Mendalam Tentang WA GB
Ahok pun menjelaskan, PDIP telah menugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjalankan nawacita. Oleh karena itulah, Ahok mengaku rela mendukung Jokowi di Pilpres 2019 walaupun ada Ma'ruf Amin. “PDIP tugaskan untuk presiden kerjakan nawacita. Makanya aku rela dukung Jokowi walau ada Ma'ruf," kata Ahok.
Ia mengatakan nawacita dan trisakti Presiden pertama RI Sukarno yang harus diteruskan Presiden Jokowi 10 tahun adalah Ganjar Pranowo. "Kuncinya nawacita dan trisakti Bung Karno yang harus teruskan Jokowi 10 tahun adalah Ganjar," kata Ahok.
Lantas apa sebenarnya Nawacita yang kerap disebut Ahok sebagai tugas Jokowi dari PDIP?
Melansir Wikipedia Kamis, (8/2/2024), Nawa Cita atau Nawacita adalah istilah umum yang diserap dari bahasa Sanskerta,nawa (sembilan) dan cita (harapan, agenda, keinginan).
Dalam konteks perpolitikan Indonesia menjelang Pemilu Presiden 2024, istilah ini merujuk kepada visi-misi yang dipakai oleh pasangan calon presiden/calon wakil presiden Jokowi/Jusuf Kalla berisi agenda pemerintahan pasangan itu.
Baca Juga : Jubir Prabowo-Gibran Optimis Satu Putaran, Janji Percepat Pembangunan Infrastruktur Malang Selatan
Dalam visi-misi tersebut dipaparkan sembilan agenda pokok untuk melanjutkan semangat perjuangan dan cita-cita Soekarno yang dikenal dengan istilah Trisakti, yakni berdaulat secara politik, mandiri dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Adapun intisari dari Program Nawa Cita tersebut adalah:
