Jokowi Ungkap Presiden Filipina Bongbong Marcos Sepakat Perkuat Kerja Sama Perbatasan-Pertahanan
Reporter
Mutmainah J
Editor
Nurlayla Ratri
10 - Jan - 2024, 08:06
JATIMTIMES- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Filipina Ferdinand Bongbong Marcos Jr. Pertemuan ini merupakan agenda pertama dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke tiga negara di ASEAN.
Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Marcos Jr.
Baca Juga : Penunjukan Gabriel Attal, Sebagai Perdana Menteri Prancis Termuda Jadi Sorotan
"75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Filipina adalah momen terbaik untuk lebih memperkuat kerja sama konkret kedua negara," kata Jokowi dalam tayangan akun YouTube RTV Malacanang, Rabu (10/1/2024).
Jokowi lalu menyampaikan ada tiga hal yang menjadi bahasan dalam pertemuan tersebut. Dari aspek politik dan keamanan, Jokowi dan Marcos Jr sepakat untuk memperkuat kerja sama perbatasan.
"Kami sepakat memperkuat kerja sama perbatasan. Yang telah saya sampaikan pentingnya mendorong percepatan revisi border patrol agreement, border crossing agreement, dan penyelesaian batas landas kontinen serta penguatan kerja sama pertahanan termasuk alutsista," ujar Jokowi.
Kerja sama ekonomi Indonesia dan Filipina juga dibahas dalam pertemuan Jokowi dan Marcos Jr. Jokowi meminta dukungan Marcos Jr terkait pengamanan perdagangan produk kopi Indonesia.
"Kami sepakat untuk terus membuka akses pasar dan Indonesia meminta dukungan Filipina terkait dengan special safeguard measure untuk produk kopi Indonesia," ujar Jokowi.
Baca Juga : Presiden Baru, Ekuador Alami Tingkat Kriminalitas Tinggi
Jokowi juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Filipina terhadap BUMN Indonesia dalam membangun infrastruktur penting di Filipina. Selain itu, Jokowi menekankan mengenai sentralitas ASEAN yang bukan hanya sekadar jargon.
"Kami sepakat pentingnya penguatan kesatuan dan sentralitas ASEAN yang bukan hanya sekadar jargon serta ASEAN yang harus terus berpegang pada prinsip-prinsip hukum internasional dan menjaga positive force untuk menjaga perdamiaan, stabilitas dan kemakmuran," imbuh Jokowi.
