STIE Malangkucecwara Jalin MoU dengan Universitas Rajamangala Thailand
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Yunan Helmy
13 - Sep - 2023, 04:29
JATIMTIMES - STIE Malangkucecwara terus memperkuat jaring kerja sama internasional. Hal ini tentunya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menjadikan perguruan tinggi yang juga dikenal Akademi Bank Malang (ABM) ini menjadi kampus unggul.
Seperti halnya baru-baru ini, STIE Malangkucecwara menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dari Thailand, yakni Rajamangala University of Technology Krungthep.
Baca Juga : 16 Tim Negara Ini Lolos ke Piala Asia U-23 2024 di Qatar
Ketua STIE Malangkucecwara Drs Bunyamin MM PhD
menyampaikan, kerja sama ini bermula dari aktivitas mahasiswa yang telah melakukan kegiatan di Rajamangala University dengan menggunakan dana hibah kredit transfer. Tentu, dalam aktivitas pendidikan tersebut, terdapat memorandum of understanding (MoU) yang penandatanganannya baru dilakukan belum lama ini.

"Tapi pada prinsipnya kerja sama itu tidak harus dimulai dari penandatanganan MoU, lalu nggak ada aktivitas. Tapi untuk negara Asia, seperti Thailand, Jepang, mereka menghendaki ada aktivitas lalu kita MoU, sehingga MoU yang kita dapatkan tidak sleeping MoU," katanya.
Memang selama ini, lingkup kerja sama masih pada student exchange. Namun ke depannya jalinan kerja sama akan diperluas ke berbagai aspek lainnya. Sebab, saat ini era perkembangan artificial intelligence (AI) sehingga tantangan perguruan tinggi, khususnya Tri Dharma, adalah tantangan yang banyak belum dialami.
Untuk itulah, tantangan tersebut haruslah diterjemahkan ke dalam bentuk tugas Tri Dharma, apakah itu policy masing-masing perguruan tinggi pada berbagai apsek. Aspek pembelajaran saat ini diketahui telah banyak memanfaatkan AI. Untuk itulah, diperlukan verified policy, verified cara-cara pembelajaran, kurikulum agar match dengan era AI.
"Begitu juga penelitian yang saat ini dituntut oleh pemerintah untuk bisa dihilirisasi. Maka di era AI perlu kerja sama, karena AI sifatnya terkoneksi dengan negara lain, menyangkut berbagai bidang. Misalnya bidang kesehatan yang berkolaborasi dengan teknologi," paparnya.

Generasi Z saat ini gemar healing sehingga dapat dimanfaatkan atau dikemas menjadi sebuah perjalanan yang menarik dan bermanfaat, seperti halnya visit ke Thailand, industri agriculture di Thailand sangat maju dan dapat dicontoh. Dari situ, visit tersebut dapat diambil bagaimana dalam pengelolaan agriculture yang maju dan dapat disinergikan serta dibawa menjadi sebuah kurikulum.
"Kuliah bersama nanti juga bisa menjadi bagian kerja sama. Sehingga, mereka tahu culture kita dan mahasiawa kita tahu culture mereka . Saya kira muncul understanding, terutama di bidang budaya dan ini penting. Karena ini mengurangi barier yang ada, terutama dalam rangka international university," katanya.
Director Dr Yaoping Liu dari Universitas Rajamangala menyampaikan bahwa tujuan berkunjung ke STIE Malangkucecwara adalah untuk melihat bagaimana kehidupan kampus serta memastikan bagaimana nantinya dalam student exchange mahasiswa akan mendapatkan kehidupan yang aman.
Baca Juga : Pemahaman Cyber Security Jadi Salah Satu Kunci Capai Visi Indonesia Emas 2045
"Tentunya ini memperpanjang hubungan kerja sama dengan universitas, sehingga tidak hanya bertemu melalui atau via call atau zoom meeting," jelasnya.
Dalam pertemuan, juga dilakukan diskusi konstruktif yang membahas rencana kolaborasi yang lebih luas, sehingga tidak hanya dalam lingkup bertukar pelajar, namun juga untuk semua komunitas dan juga kolaborasi akademik.
Untuk itulah, pihaknya dan tim mengambil inisiatif dengan berbagai langkah strategis terkait dengan dunia akademik agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan industri yang ada saat ini.
